Saling Klaim Menang Pilkada Madina, KNPI: Tolong Hargai Pilihan Rakyat

Panyabungan| aksi saling klaim kemenangan terus terjadi di Pilkada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) antara pasangan calon nomor urut 1 Sukhairi-Atika dengan pasangan calon nomor urut 2 Dahlan-Aswin.

Bahkan spanduk bertuliskan selamat atas terpilihnya pasangan Sukhairi-Atika menjadi Bupati dan Wakil Bupati Madina naik di beberapa lokasi di sekitaran Panyabungan. Hal ini dikhawatirkan mengganggu ketertiban masyarakat dan lari dari makna Pilkada damai yang telah disepakati oleh masing-masing pasangan calon sebelum memasuki masa kampanye

Demikian disampaikan Sekretaris DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Madina, Khairil Amri kepada MohgaNews, Jumat (11/12/2020)

“Pertama kami meminta Paslon beserta timnya agar sama-sama menahan diri menunggu keputusan dan penetapan resmi dari KPU Madina. Boleh saja menklaim kemenangan, tapi jangan berlebihan, karena bisa melahirkan konflik di tengah-tengah masyarakat,

“Kami mohon tolong hargai suara dan pilihan rakyat, dan tolong kita junjung semangat dan kesepakatan bersama Pilkada damai. Yang perlu dilakukan sekarang mengawal rekapitulasi di PPK dan KPU hingga nanti penetapan,” kata Khairil

Menurut mantan ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tersebut, aksi klaim kemenangan yang berlebihan bisa berdampak buruk apabila tidak sesuai dengan penetapan KPU sebagai lembaga penyelenggara

“Jangan mendahului keputusan KPU dengan ucapan selamat menjadi Bupati dan Wakil Bupati terpilih ini bisa berdampak buruk terhadap Kamtibmas dan kondusifitas daerah. Bagaimana nanti kalau yang dianggap menang itu hasilnya di KPU kalah, kita khawatir digiring kepada kecurangan. Ini yang kita takutkan, konflik besar bisa terjadi. Apalagi pak Dahlan dan pak Sukhairi yang bertarung saat ini adalah Bupati dan Wakil Bupati yang masih aktif sampai tahun 2021. Mereka berdua punya tanggung jawab atas keamanan dan ketertiban masyarakat Madina,

“Karena itu kami memohon pasangan calon dan tim kiranya sama-sama menahan diri sampai rekapitulasi suara selesai,” tambahnya.

Pantauan wartawan pada Jumat (11/12/2020), spanduk berisi ucapan selamat atas terpilihnya Sukhairi-Atika menjadi Bupati dan Wakil Bupati Madina terpilih mulai menyebar di beberapa titik. Salah satunya di jalan protokol tepatnya di depan kantor DPD PKS Kabupaten Madina.

Sebelumnya, pasangan Sukhairi-Atika dan pasangan Dahlan-Aswin sama-sama menyampaikan kemenangan mereka pada pemungutan suara Pilkada Madina. Sementara pada up date data sistem informasi rekapitulasi (Sirekap) KPU RI, perolehan suara per hari Jumat sore pukul 16.40 Wib menempatkan pasangan calon nomor urut 2 Dahlan-Aswin di posisi unggul dengan perolehan 50.951 suara atau sekitar 39,1 persen. Disusul pasangan Sukhairi-Atika 49.462 suara atau sekitar 38,0 persen, dan pasangan Sofwat-Zubeir 29.911 suara atau sekitar 23,0 persen. (MN-01)