MADINA – Satu tahun pasca-pemindahan RSUD Panyabungan dari gedung lama di Kelurahan Kayujati ke Komplek Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, menjadi momen penting untuk evaluasi dan pembenahan.
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta melengkapi sarana dan prasarana di fasilitas medis tersebut.
Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, menyampaikan hal itu saat menghadiri peringatan satu tahun pemindahan gedung RSUD Panyabungan, Selasa (18/8/2026).
Menurut Bupati, Pemkab Madina bersama manajemen BLUD RSUD Panyabungan terus berbenah demi mendorong rumah sakit ini menjadi pusat rujukan utama di wilayah Tapanuli Bagian Selatan. Optimasi Standar Operasional Prosedur (SOP) terus dilakukan agar alur pelayanan lebih cepat, didukung tenaga kesehatan yang ramah, tanggap, dan profesional.
“Perbaikan ini terus berjalan guna memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar pelayanan yang optimal bagi masyarakat,” ucap Saipullah.
Direktur RSUD Panyabungan, dr. Evi Desvita, menambahkan bahwa pihak manajemen telah meluncurkan inovasi program Sijeges sebagai pedoman operational. Program ini menjadi komitmen nyata rumah sakit dalam menghadirkan mutu pelayanan prima yang didukung oleh sarana prasarana memadai dan SDM berjiwa melayani.
“Janji itu harus dilaksanakan dan diaktualisasikan dalam bentuk nyata. Kolaborasi kuat dari seluruh elemen rumah sakit menjadi kunci utama untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima dan terpercaya,” tegas Evi.
Rangkaian peringatan satu tahun pemindahan rumah sakit ini juga digelar bertepatan dengan kemeriahan HUT ke-81 Republik Indonesia. Manajemen mengadakan berbagai perlombaan antar-individu maupun kelompok, serta memberikan penghargaan kepada petugas kebersihan (CS), satpam, tenaga kesehatan terbaik, hingga predikat ruangan tersuci dan terrapi pada puncak acara, Rabu (19/8/2026). (FAN)




