MADINA, Mohga – Ahmad Rizal Nasution, aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyoroti kinerja Plt Kasatpol PP Madina, Yuri Andri.
PC PMII Madina memandang Yuri seharusnya bersikap tegas dalam memperjuangkan anggaran masing-masing bidang di satuan itu.
Pasalnya, PMII menilai Satpol PP adalah sebuah instansi yang bekerja aktif siang dan malam sebagai pagar Pemda dan berperan menjaga marwah Kabupaten Madina juga bertugas menegakkan peraturan daerah.
Melihat informasi yang beredar saat ini tentang kerja yang terkendala akibat anggaran tidak cair, PMII menilai Plt Kasatpol PP tidak serius bahkan tidak peduli persoalan yang berdampak pada bebasnya tempat hiburan malam dan penyakit masyarakat
Ketua PMII Madina terpilih Ahmad Rizal Nasution meminta Yuri agar serius bekerja untuk membenahi internal serta mengatur strategi bekerja di lapangan.
“Kasihan anggotanya yang loyal itu bekerja tanpa anggaran, itu kan sudah jelas anggarannya. Kelolalah dengan transparan sehingga kegiatan pun berjalan dengan baik,” katanya, Selasa (30/5/2023).
Pria kelahiran Kelurahan Kotasiantar ini juga meminta Satpol PP bekerja secara tegas dan jelas dalam menjalankan tugasnya. PMII mendukung Satpol PP menertibkan tempat hiburan malam dan hotel yang dijadikan tempat bermaksiat.
“Sekarang tempat hiburan malam menyediakan minuman keras mulai bebas buka dan hotel bebas beroperasi di Madina. Kami harap semua bidang di Satpol PP terkhusus Trantibum dan bidang Perundang-undangan bekerja maksimal dan serius dalam penindakan,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Bidang Trantibum Satpol PP Madina mogok kerja akibat anggaran kegiatan tidak kunjung cair sejak Januari 2023.
Kabid Trantibum Satpol PP, Ismail Saleh Dalimunthe membenarkan anggaran yang tidak pernah cair tersebut.
Ismail juga mengaku sudah jarang turun ke lapangan mengingat uang keluar yang lumayan banyak, mulai dari pengisian BBM kendaraan hingga pembelian makanan anggota yang dia tanggung sendiri.
Bahkan setelah Berita Trantibum diterbitkan, masing-masing bidang di Satpol PP kepada Mohganews mengaku sama dengan apa yang dirasakan Trantibum.
Plt Kasatpol PP Madina, Yuri Andri mengakui anggaran kegiatan yang dimaksud belum cair akibat kendala administratif dan teknis dikarenakan pergantian bendahara dan rotasi pejabat.
Yuri juga menjelaskan pencairan anggaran kegiatan baru bisa dilakukan pada lusa kemarin dan akan direalisasikan pekan ini.
“Secara teknis kita baru bisa pencairan sejak kemarin lusa dan kita akan cicil pembayaran kegiatan-kegiatan itu. Mudah-mudahan tidak ada lagi gangguan teknis, dalam pekan ini akan ada realisasi,” terangnya. (MN-08)






