Satpol PP Dibantu TNI-Polri Lakukan Penertiban PKL di Jalan Keliling Pasar Lama Panyabungan

MADINA – Persoalan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di jalan keliling Pasar Lama, Kelurahan Panyabungan 1, Kecamatan Panyabungan, belum tuntas. Pemerintah daerah sudah memberikan solusi, namun beberapa pedagang masih belum mau pindah ke Pasar Eks Bioskop Tapanuli di Kelurahan Kayu Jati.

Pantauan di jalan keliling tersebut, sejak pagi hari puluhan personel Satpol PP dibantu jajaran Forum Kordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Panyabungan, juga pihak Kelurahan Panyabungan 1 berada di lokasi melakukan penindakan secara humanis bagi PKL yang masih berjualan.

Sedikitnya, masih ada 15 hingga 20 PKL yang masih mendirikan tenda untuk berjualan di badan jalan. PKL tersebut antara lain, pedagang sayuran, ikan, ayam, sembako, hingga buah-buahan.

Terlihat penindakan itu dihadiri Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Yuri Andri, SSTP, Kepala Dinas Perdagangan Drs Palin Lubis, dan para pihak-pihak lainnya.

Kasatpol PP Yuri Andri mengatakan pihaknya kolaborasi dengan Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, dan Forkopimcam kembali turun ke jalan keliling melakukan penindakan para PKL yang masih berjualan di badan jalan.

“Selain itu kami juga mengimbau para pedagang buah, sayur, daging, dan juga penjual kue-kue basah untuk sama-sama pindah ke Pasar Tapanuli Panyabungan,” kata Yuri, Senin (28/7/2025).

Yuri menerangkan salah satu yang berstatus pasar pagi itu berada di Eks Bioskop Tapanuli. “Pasar lama (Jalan keliling) itu tidak ditetapkan sebagai pasar, ya,” jelasnya.

Kasatpol PP Yuri Andri kembali menegaskan bahwasanya penindakan PKL hari ini fokus pada PKL yang berjualan di badan jalan.

Sejumlah pedagang yang ditemui di jalan keliling itu beralasan tidak mau pindah akibat dagangan mereka tidak laku di Pasar Bioskop Tapanuli. Pedagang mengatakan, banyak pelanggan yang tidak mau datang ke Pasar Tapanuli karena takut ditilang polisi.

“Enggak laku jualan kami di sana. Pelanggan juga takut kena tilang. Kan di pintu masuk pasar itu ada pos Satlantas, sering razia di situ,” ungkap pedagang. (FAN)