MADINA – 430 orang santri dan santriwati terdaftar sebagai peserta dalam Pekan Olahraga dan Seni Antardiniyah (Porsadin) VII tingkat Kabupaten Madina yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al Munawwaroh, Desa Manambin, Kecamatan Kotanopan. Seluruh peserta berasal dari utusan 14 dari 23 Kecamatan yang ada di Madina.
Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution turut membuka membuka kegiatan Porsadin secara langsung, Sabtu (26/9/2026). Turut hadir Wakil Ketua DPRD Madina, Indah Annisa, SE, MM, Pj Sekda Afrizal Nasution, Kabag Kesra Rahmad Hidayat, serta tokoh masyarakat Kotanopan dan sekitarnya.
Ajang tahunan yang berlangsung selama dua hari ini mengusung tema “Jayakan Negeri dengan Budi Pekerti Menuju Diniyah yang Berprestasi”.
Wabup Atika menyoroti pentingnya keberadaan madrasah diniyah sebagai pilar utama pendidikan karakter dan keagamaan di wilayah Madina.
“Madrasah diniyah memiliki peran strategis dalam sistem pendidikan di Madina. Melalui lembaga ini, anak-anak dibekali ilmu pengetahuan dan akhlakul karimah sejak dini,” kata Atika.
Atika juga menyampaikan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Madina kepada jajaran panitia penyelenggara. Ia menilai Porsadin bukan sekadar ajang kompetisi biasa, melainkan wadah strategis untuk menyinergikan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, serta kesehatan jasmani para santri.
Melalui ajang ini, ia berharap dapat terjaring bibit-bibit unggul dan potensial yang kelak mampu membawa nama baik Kabupaten Madina di tingkat provinsi maupun nasional.
“Anak-anakku peserta Porsadin yang saya cintai dan banggakan, kalian semua adalah pemenang karena telah berani tampil mewakili kecamatan dan madrasah masing-masing,” tutur Atika menyemangati para peserta.
Ia pun berpesan agar seluruh atlet dan peserta seni senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, kejujuran, kedisiplinan, serta rasa percaya diri selama bertanding.
“Juara sejati adalah mereka yang mampu meraih prestasi dengan kejujuran dan menghormati lawan,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Atika menyampaikan terima kasih mendalam kepada para pengajar Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di seluruh penjuru Kabupaten Madina atas dedikasi mereka dalam membentuk moral generasi muda.
“Terima kasih atas keikhlasan, dedikasi, dan kerja keras para ustaz serta ustazah dalam mendidik anak-anak, menjadi benteng moral generasi muda, dan turut mencerdaskan kehidupan bangsa di Kabupaten Madina,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Porsadin VII, Ali Mulki, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memperlombakan 14 cabang olahraga dan seni. Beberapa di antaranya meliputi tahfiz juz 30 Al-Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), kaligrafi, shalawat, baca puisi, hingga azan. (FAN)








