12 Orang Meninggal Tertimbun Longsor, Bupati Madina Turut Berbelasungkawa

LINGGA BAYU, – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution menyampaikan ucapan belasungkawa atas peristiwa tewasnya 12 orang tertimbun longsor di lokasi tambang emas Desa Simpang Bajole Kecamatan Lingga Bayu pada, Kamis (28/4/2022) sore.

Sukhairi menyebut, 12 orang ibu rumah tangga tersebut meninggal saat mencari nafkah untuk membantu menghidupi rumah tangga. Atas nama Pemkab Madina, Sukhairi mengucapkan turut berduka cita.

”innalillahi wa innailaihi rojiun. Atas nama pemerintah kabupaten Madina mengucapkan turut berduka cita atas peristiwa yang menimpa warga Lingga Bayu. Semoga amal ibadah mereka diterima oleh Allah SWT,” katanya kepada MohgaNews, Kamis malam

Sukhairi mengaku, rencananya besok akan hadir di lokasi untuk melakukan takziah.

“Insha Allah saya hadir ke sana, kita prihatin atas kejadian ini, mari kita doakan bersama,” pesannya.

Diberitakan sebelumnya, 12 orang ibu rumah tangga di Desa Simpang Bajole Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Madina tewas meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor tambang emas illegal menggunakan dong feng di desa itu.

Kapolsek Lingga Bayu, AKP Marlon Rajagukguk mengatakan ada 14 orang berada di lokasi tambang sedang melakukan pencarian emas (meleles) usai pemilik tambang selesai melakukan pencarian emas.

Marlon menjelaskan dari 14 orang tersebut, 12 orang ibu-ibu dinyatakan meninggal dunia dan sudah di evakuasi.

Berikut daftar nama-nama 12 orang korban meninggal:

  1. Lesma Suriani Rambe 36 tahun
  2. Nurlina Hasibuan 38 tahun
  3. Irma Pane 39 tahun
  4. Syarifah Nasution 51 tahun
  5. Aman Pulungan 36 tahun
  6. Nur Annun Pane 42 tahun
  7. Nur Jaya Sari Pulungan 35 tahun
  8. Nur Afni Lubis 37 tahun
  9. Nur Lina Batubara 45 tahun
  10. Nelli Sipahutar 55 tahun
  11. Kana 40 tahun
  12. Nurhayati 49 tahun

Korban Selamat

  1. Nirwansyah Lubis 20 tahun
  2. Sapridah Lubis 46 tahun. (MN-08)