MADINA, Mohga : Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Ketahanan Pangan memanfaatkan hari pekan dengan menggelar pangan murah di sekitaran Terminal Pasar Kotanopan Kecamatan Kotanopan, Sabtu (4/3/2023). Gelar pangan murah (GPM) tersebut diserbu warga yang datang dari berbagai penjuru desa yang ada di wilayah itu.
Gelaran pangan murah itu merupakan hasil kerjasama Pemkab Madina dengan Badan Pangan Nasional dalam rangka stabilitas pasokan dan harga pangan serta dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang jatuh pada tanggal 9 Maret 2023 mendatang ini.
Dari pantauan, dalam penyelenggaraan pangan murah itu, Dinas Ketapang Madina menyiapkan enam ton beras kualitas premium. Beras kulitas premium lima kilogram dijual dengan harga Rp 9.900 per kilogram. Harga ini berada di bawah harga eceran di pasar, yakni sekitar Rp13.000 sampai 14.000 per kilogram.
Penyelenggaraan pangan murah ini juga turut dihadiri Kadis Ketahanan Pangan Madina Taufik Zulhendra Ritonga, Forkopincam Kotanopan serta Lurah Pasar Kotanopan M. Arjun Nasution bersama pengawai dari kantor Camat setempat.
Kegiatan cukup membantu masyarakat, sehingga mereka berharap gelaran pangan murah itu terus berkesinambungan, utamanya saat Ramadhan nanti.
Ranto Parinduri (35), salah seorang warga menyambut baik kegiatan fasilitas pangan murah itu, karena dinilai bermamfaat untuk meringankan beban masyarakat terutama para ibu rumah tangga, karena warga bisa mendapatkan atau memperoleh bahan pangan lebih murah atau dibawah harga pasar.
“ Alhamdulillah ini cukup membantu kami. Warga sangat antusias, terbukti banyak yang berdatangan untuk belanja.Disini harga sedikit murah, karena saya beli beras medium Rp 49.500 / 5 Kg, kalau dipasaran agak mahal,” ungkapnya.
Ia berharap agar kegiatan jangan hanya sekali dilaksanakan, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan utamanya saat bulan suci Ramadhan nanti.
”Gelar pangan murah ini sangat membantu masyarakat ditengah-tengah harga beras yang melonjak tinggi,” terangnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Taufik Zulhendra Ritonga menyampaikan,gelar pangan murah dilaksanakan di Pasar Kotanopan itu merupakan program kerjasama antara Badan Ketahanan pangan Nasional dalam rangka stabilitas pasokan harga pangan.Bulog dalam hal ini bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan kabupaten/ kota untuk menyalurkannya.
Taufik menjelaskan, untuk Madina gelar pangan murah sudah dilaksanakan 3 hari, kegiatan pangan murah sebelumnya dipusatkan di Panyabungan dengan alokasi 11 ton beras. “ Kegiatan hari ini di Pasar Kotanopan dengan 6 ton beras dan akan berlanjut di kecamatan lainnya.Sementara untuk Madina secara keseluruhan alokasinya sebanyak 30 ton ,” ucapnya.
Menurutnya, antusias masyarakat untuk menghadiri pangan murah cukup luar biasa,sebab sangat membantu ditengah-tengah tingginya harga beras saat ini ditingkat konsumen Rp 13.000- rp 14.000/kg. Sedangkan dari Dinas Ketahanan Pangan Madina melalui Bulog dan Ketahanan Pangan Nasional memberikan harga Rp 9.900 perkilogramnya.
Terkait harapan warga agar kegiatan pangan murah dapat dilaksanakan berkesinambungan, menurut Taufik Zulhendra, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak Bulog dan mudah-mudahan menjelang dan saat Ramadhan nanti kegiatan serupa bisa dilaksanakan.
Sementara Lurah Pasar Kotanopan M. Arjun Nasution menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang telah menetapkan Pasar Kotanopan sebagai salah satu pusat pangan murah, karena masyarakat bisa memperoleh bahan pokok dengan harga yang stabil sedikit dibawah harga pasar.
“Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Madina yang telah menggelar pangan murah di daerah kami dan masyarakat dapat memamfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh Pemkab Madina ini. Semoga di bulan Ramadhan atau menjelang hari raya nanti kegiatan pangan murah atau pasar murah serupa dapat digelar kembali di daerah kami ini,“ tambah Arjun dengan penuh harap. (MN-10)











