MADINA, Mohga – tahapan pemilihan umum legislatif (Pileg) saat ini mulai berjalan. Masyarakat berharap calon anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) ada yang peduli pada nasib lingkungan terkhusus penanganan sampah
“Tidak usah banyak-banyak berharap, yang perlu sama masyarakat mereka punya tujuan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Contoh kecilnya penanganan sampah,” kata Soebriadi Nasution, warga Kecamatan Siabu kepada mohganews, Senin (11/9/2023)
Soebriadi mengatakan, penanganan sampah memang tugas dari lembaga eksekutif atau pemerintah daerah. Tetapi lembaga legislatif atau anggota DPRD mempunyai hak legislasi menyusun peraturan daerah terkait kebutuhan masyarakat.
“DPRD memiliki hak legislasi, ini yang diharapkan masyarakat, kalau misalnya permasalahan sampah ini terkendala aturan, DPRD kita bisa membuat Perda bagaimana semestinya. Sehingga permasalahan sampah bisa tuntas, jangan hanya masyarakat yang disalahkan, misalnya dibilang kurang kesadaran dan membuang sampah sembarangan. Ini masih perlu kajian juga, mengapa masyarakat membuang sampah sembarangan, bisa dikarenakan fasilitas tempat pembuangan sampah yang masih kurang, atau kendala lainnya,” ungkapnya
Kemudian alumni UMTS Padangsidimpuan ini menambahkan di daerah lain sampah sudah menjadi berkah dan punya nilai ekonomi bagi masyarakat.
“Di daerah lain sampah sudah membawa berkah, ada nilai ekonominya. Ini patut jadi contoh bagi daerah kita sehingga sampah ini bisa jadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat kita,” ucapnya
Karenanya, Soebriadi meminta para calon anggota DPRD Madina yang akan maju pada pileg 2024 nanti memaparkan visi misi yang sesuai dengan harapan masyarakat.
“Calon anggota DPRD kita harapkan bisa menyampaikan visi misi yang jelas. Dan masyarakat perlu memperhatikan visi misi mereka sebelum menentukan pilihan,” pesannya. (MN-07)











