Tekan Inflasi Daerah, Bupati Madina dan Ketua DPRD Serap Aspirasi Petani

MADINA, Mohga – Bupati Madina H. Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution dan ketua DPRD Erwin Efendi Lubis SH didampingi Kepala Dinas Pertanian Siar Nasution SP mengunjungi areal pertanian warga di Desa Manyabar Jae Kecamatan Panyabungan, Kamis (1/12/2022).

Kunjungan Sukhairi beserta rombongan ke areal pertanian itu untuk melihat kondisi ladang petani binaan dinas pertanian sekaligus menyerahkan bantuan bibit cabai merah biasa, bibit padi, bibit jagung, pupuk dan mulsa untuk lahan seluas 5 Hektar.

Pantauan di lokasi, Bupati Madina beserta rombongan turun ke ladang masyarakat yang bercocok tanaman cabai kaliber. Dalam waktu dekat cabai tersebut akan dijual di pasar tradisional wilayah Panyabungan dan sekitarnya.

Puluhan warga Manyabar Jae khususnya para petani bergembira dikunjungi bupati dan ketua DPRD. Sebab, meraka memiliki kesempatan untuk berkeluh kesah tentang kondisi jalan usaha tani.

Seperti dikatakan salah seorang petani bernama Rohima Lubis, ia meminta pembangunan jalan usaha tani dilanjutkan sekitar 400 meter.

“Pembangunan jalan ini bersumber dari dana desa, kami berharap kedatangan bapak ke desa kami membawa pembangunan sehingga pembangunan jalan ini dapat dituntaskan,” harapnya.

Sementara Bupati Madina menanggapi keluhan warga yang disampaikan secara langsung oleh Kepala Desa setempat.

“Tadi pak kades menyampaikan kepada kami, kebetulan pak Ketua DPRD juga mendengar disamping kekuatan keuangan dana desa, kita akan dukung dengan ABPD Kabupaten Madina. Kalau mampu dana desa, lebih baik ya biar jangan tumpang tindih,” ucapnya.

Di sisi lain terkait bantuan yang telah diserahkan kepada kelompok tani itu, bupati mengatakan cara tersebut adalah untuk mengantisipasi krisis pangan tahun 2023.

“Ini juga salah satu cara menekan inflasi di Kabupaten Madina. Yang surplus itu tanaman padi, ternak dan ikan, yang jadi kendala sebenarnya di bidang sayur mayur cabai rawit,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Madina menyebut kelompok tani di Desa Manyabar Jae setiap tahun selalu mendapat bantuan dari pemerintah daerah karena bantuan yang diberikan selalu dimanfaatkan dengan baik.

“Kelompok tani di sini selalu serius dalam hal pemanfaatan bantuan, mereka selalu mendengarkan arahan yang diberikan pemerintah. Seperti kelompok tani karya bersama, sudah dua kali dipanggil ke Provinsi Jawa Barat untuk mengikuti pelatihan bercocok tanam bawang merah dan cabai,” ungkapnya. (MN-08)