BATAHAN – Nenek Zuraini (85) kini harus pasrah kehilangan rumah tempat tinggalnya. Rumah nenek warga Pulo Tamang Kecamatan Batahan Kabupaten Madina itu ludes dilahap si jago merah, Minggu malam (16/11/2025)
Menurut keterangan Kepala Desa Pulau Tamang, Ansor, penyebab kebakaran diduga berasal dari bara kayu yang masih menyala setelah digunakan untuk memasak.
“Penyebab pastinya belum diketahui, namun ada dugaan api berasal dari bara kayu bakar sisa memasak yang masih menyala. Syukurnya, saat api mulai membakar dapur Zuraini, ada warga yang lewat sehingga Ibu Zuraini dapat diselamatkan,” jelas Ansor.
Warga sekitar yang melihat kobaran api segera berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, karena rumah tersebut berdinding papan ditambah tiupan angin sehingga api dengan cepat merambat ke bagian depan. Ditambah lagi, sumber air dan alat pemadam yang terbatas, membuat rumah nenek Zuraini tidak dapat diselamatkan dan hangus hingga rata dengan tanah.
Akibat kebakaran ini kerugian yang dialami nenek Zuraini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
“Kerugiannya mencapai puluhan juta juga, rumah dan seluruh kelengkapannya tidak ada yang dapat diselamatkan,” ungkap Kades Ansor. (MAD)










