Oleh: Indah Annisa, S.E., M.M.
(Wakil Ketua DPRD Mandailing Natal / Kader Partai Golkar)
Delapan puluh satu tahun sudah Indonesia merdeka. Setiap kali momentum bersejarah ini hadir, kita selalu dihadapkan pada satu pertanyaan mendasar: sejauh mana makna kemerdekaan telah kita rasakan dan kita perjuangkan bersama?
Bagi saya, peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia adalah momen untuk bersyukur atas berbagai capaian yang telah diraih, sekaligus ruang untuk melihat secara jujur hal-hal yang masih perlu kita benahi bersama.
Sebagai kader Partai Golkar, saya memegang teguh semangat doktrin Karya Kekaryaan, sebuah nilai mendasar bahwa kemajuan daerah hanya bisa dibangun melalui kerja nyata dan sinergi, bukan dengan memelihara narasi saling menyalahkan.
Saya menyaksikan langsung bagaimana pemerintah daerah terus berikhtiar membenahi infrastruktur dan pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran. Semangat dan kerja keras ini tentu patut kita apresiasi.
Namun, kita tidak boleh cepat berpuas diri. Upaya ini harus terus dipacu. Kita tak bisa menutup mata bahwa masih ada saudara-saudara kita di beberapa kecamatan yang setiap hari harus bertaruh dengan akses jalan yang belum layak demi menuntut ilmu atau mendapatkan pelayanan kesehatan.
Catatan ini bukanlah bentuk tudingan untuk mencari siapa yang salah, melainkan alarm pengingat bagi kita semua bahwa pekerjaan rumah ini belum usai dan harus terus dikawal hingga tuntas.
Peringatan kemerdekaan tahun ini adalah ajakan untuk mensyukuri perjalanan panjang bangsa, sekaligus mengakui dengan rendah hati bahwa masih banyak ruang perbaikan yang menanti.
Saya meyakini, melalui semangat gotong royong, keterbukaan terhadap kritik yang membangun, serta kerja nyata dari seluruh pemangku kepentingan, Kabupaten Mandailing Natal akan mampu melangkah lebih jauh menuju kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakatnya.
Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dirgahayu Indonesia. Merdeka!












