MADINA – Ramai pemberitaan di media massa terkait dugaan upaya pungutan liar terhadap penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra tahun 2025 yang dilakukan oleh Aparat Desa Malintang Julu, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina). Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Sosial P3A Madina bergerak ke Bukit Malintang.
Plt Kepala Dinas Sosial P3A Madina Dr. Ahmad Duroni Nasution bersama beberapa orang pejabatnya menemui Kepala Desa Malintang Julu dan aparatur desa yang difasilitasi oleh Camat Bukit Malintang Mahdi Gultom, Kamis (15/1/2026) di ruang kerja Camat.
Dalam kesempatan itu, Duroni menanyakan kepada Kades soal pungli BLTS Kesra oleh aparat desa ke penerima manfaat sesuai dengan pemberitaan di media massa.
“Kades dalam pertanyaan itu menjawab tidak ada pungutan liar terhadap KPM BLTS Kesra, namun beliau mengatakan mungkin ada beberapa KPM secara sukarela tanpa dipaksa (Memberikan) kepada staf dan jajaran pemerintah desa Malintang Julu,” kata Duroni.
Duroni kepada Kades dan jajarannya tersebut lebih jelas menerangkan, meski uang dikasih secara sukarela, hal tersebut tetap menyalahi aturan. Ia meminta jika uang tersebut benar adanya, agar segera dikembalikan ke KPM yang memberikan.
“Tadi setelah kita jelaskan dan kita minta agar dikembalikan, ada dibuat surat pernyataan tertulis dari kades menyatakan berjanji uang tersebut akan segera dikembalikan ke KPM BLTS Kesra,” ungkapnya.
Ke depan, Kadinsos Duroni meminta agar Kepala Desa dan pejabat jajarannya untuk tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun. Kades juga diminta agar mengedepankan pelayanan yang adil, tidak diskriminatif serta tetap menjunjung tinggi etika dan moral.
Di luar BLTS Kesra, Duroni juga menekankan kepada pihak aparat desa agar pengusulan KPM untuk Program Keluarga Harapan (PKH), dan jenis bantuan sosial lainnya benar-benar masyarakat miskin yang membutuhkan dan diputuskan melalui musyawarah desa.
“Hal itu dilakukan supaya tepat sasaran dan tidak menimbulkan gejolak di Desa,” tegasnya.
Terkait pemberitaan media massa, Duroni merasa terbantu. Dia turut mengucapkan terima kasih kepada para wartawan yang telah aktif dalam menginformasikan sesuai dengan tupoksinya sebagai fungsi kontrol dan pengawasan.
“Terima kasih atas pemberitaan sehingga menjadi bahan masukan dan evaluasi bagi kami,” tutupnya. (FAN)






