PANYABUNGAN, – puluhan orang masyarakat Puncak Sorik Marapi dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Panyabungan dan rumah sakit Permata Madina Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (6/3/2022)
Belum diketahui pasti apa penyebab peristiwa ini, tetapi diperkirakan bersumber dari proyek pembangkit listrik tenaga panasbumi (PLTP) PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang hampir sama dengan keadian pada 25 Januari tahun 2021 yang lalu
Bupati Madina, HM Ja’far Sukhairi Nasution kepada MohgaNews mengatakan, saat ini sudah ada 30an orang korban yang dibawa ke rumah sakit, yaitu RSUD Panyabungan dan RSU Permata Madina.
“ada sekitar 20an orang di RSUD Panyabungan, dan belasan orang lagi di RSU Permata Madina. Beberapa orang yang luka ringan sudah pulang,” kata Sukhairi
Ia mengatakan, peristiwa ini sudah kedua kalinya terjadi, tepatnya pada 25 Januari tahun lalu
“ini kejadian kedua kali, kita turut prihatin atas musibah yang menyebabkan jatuh korban dari masyarakat, soal penyebabnya kita tunggu dulu hasil penyelidikan Polisi,” ujarnya
Kapolres Madina, AKBP H. Muhammad Reza CAS SIK kepada MohgaNews belum bisa menjelaskan seputar penyebab kejadian
“kita masih di lokasi, kita masih fokus pada penyelamatan warga, soal penyebab nanti akan kami sampaikan karena tim sedang bekerja,” kata Reza.
hingga berita ini dimuat, belum diperoleh informasi dan keterangan dari pihak PT SMGP. (MN-08)






