MADINA – sejumlah masyarakat di bilangan kota Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diresahkan atas prilaku yang menjurus ke arah prostitusi online melalui aplikasi mi-chat maupun penawaran langsung melalui aplikasi whats-app
“Beragam modus yang mereka buat, paling banyak lewat aplikasi mi-chat, tapi belakangan ini juga chat langsung ke nomor whatsapp, modusnya pura-pura salah nomor,” ujar Nasution, warga Panyabungan kepada Mohganews, Minggu (8/9/2024)
Ia menyebut, percakapan dimulai dari seolah salah nomor, lalu percakapan berlanjut hingga berujung menawarkan jasa seks komersil.
“Setelah percakapan kita layani, mereka akan mengirim foto perempuan, mereka mengaku berada di salah satu hotel di Panyabungan. Tapi kalau dihubungi langsung tidak mau terima telpon,
“Kadang jadi persoalan tengah malam juga mau kirim pesan pribadi ke chat, kita yang sudah punya keluarga tentu resah dengan hal ini. Kita juga tidak tahu mereka dapat nomor kita dari mana. Oleh karena itu kita berharap pemerintah dan aparat penegak hukum tidak melakukan pembiaran,” ungkap Nasution lalu diamini warga lainnya.
Mereka meminta hal ini tidak dibiarkan, apalagi belakangan ini dikabarkan banyak anak pelajar yang terlibat prostitusi online.
“Kita takut anak-anak remaja jadi sasaran mereka. Kita meminta Pak Kapolres Madina mengusut hal ini, prostitusi online dan human traficking ini ancaman besar untuk masa depan daerah kita,” ungkap warga. (FAN)












