
MADINA – Kepala satuan reserse narkoba Polres Mandailing Natal (Madina) AKP Irwan SH MH menjelaskan penyebab kurir ganja yang tewas terkena timah panas aparat pada Jumat (26/1/2024)
Kurir ganja tersebut yakni PH (20), warga Maga Pasar Kecamatan Lembah Sorik Marapi.
Irwan juga menjelaskan, saat hendak diamankan, PH melakukan perlawanan terhadap petugas. Perbuatan PH mengakibatkan anggota Satresnarkoba Polres Madina mengalami luka robek di bagian tangan hingga dirawat di RSUD Panyabungan.
“Pada saat anggota hendak mengamankan PH, PH melawan anggota menggunakan pisau, makanya dilakukan tindakan tegas terukur mengenai bokong hingga menyebabkan PH meninggal dunia di rumah sakit saat kita bawa berobat,” jelasnya.
Polisi berpangkat balok tiga emas di pundaknya ini juga menyebut PH tidak sendirian membawa ganja itu. PH dibonceng kawannya menggunakan sepeda motor.
“Satu orang rekan PH belum diketahui identitasnya itu berhasil melarikan diri. Jadi saat pengamanan, posisi mobil anggota dengan sepeda motor yang ditumpangi PH, beriringan. Disitulah terjadi perlawanan, PH ambil pisau dan mengarahkan ke anggota,” ungkap Irwan.
“Kita akan terus mengejar rekan PH yang melarikan diri. Saat ini sedang kita selidiki identitasnya,” sambung Kasat Narkoba.
Granat (Gerakan Anti Narkoba) Madina dukung Polres Madina berantas narkoba hingga apresiasi tindakan tegas terukur.
Wakil Ketua Granat Kabupaten Madina Alkaf Masri SH mengapresiasi Satuan Reserse Narkoba Polres Madina atas ketegasan yang dilakukan dalam pemberantasan narkoba.
Alkaf mengatakan, narkoba dalam jenis dan bentuk apapun jelas musuh bersama. Dampak bahaya narkoba bagi masyarakat sangat besar, apabila dibiarkan akan merusak generasi bangsa.
“Kalau dari Granat prinsipnya sangat mendukung upaya keras Polres Madina dalam hal ini Satresnarkoba dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Kabupaten Madina,” tegas Alkaf Masri.
“Dan, bagi kelas bandar, tindakan tegas terukur itu memang harus dilaksanakan. Karena dalam 1 bandar, itu menyebabkan korban yang cukup besar sehingga upaya yang dilakukan Satresnarkoba harus kita apresiasi,” sambungnya. (FAN)






