MADINA – Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Arie Sofandi Paloh SH SIK memimpin penindakan Penambahan Emas Tanpa Izin (Peti) di Kecamatan Kotanopan, Selasa (28/5/2024). Tujuh orang karyawan Ekscavator ditangkap di lokasi.
Operasi Tambang Emas Ilegal menggunakan Ekskavator itu dilakukan selama dua hari sejak, Senin (27/5/2024) malam hingga Selasa siang hari ini.
Satu unit Ekskavator merek Sany, enam orang karyawan dan satu operator itu diamankan di wilayah sungai Desa Hutaimbaru.
Kini, ketujuh karyawan tersebut sudah dibawa ke Mapolres Madina dan 1 unit alat berat dengan pengawalan Polisi.
Kapolres Madina menegaskan, pihaknya tidak bakal pandang bulu dalam menegakkan hukum. Menurutnya, kegiatan Peti adalah suatu kegiatan terlarang dan melanggar hukum.
“Yang mereka rusak adalah pinggiran sungai batang gadis dengan harapan mendapatkan emas. Memang pemilik tanah tidak keberatan, tapi ini adalah menyebabkan sungai semakin lebar dan rusak, dan ini memang harus kita berantas,” ungkap Arie.
Di sisi lain, Kapolres Madina juga mengaku sasaran awal dalam operasi tersebut adalah menangkap pemodal. Ke depan pihaknya bakal melakukan pengembangan dari ketujuh karyawan yang tertangkap.
“Hari ini ada tujuh alat berat kita amankan beserta tujuh karyawan. Semua barang bukti dibawa ke Markas Polres Madina untuk diproses hukum sehingga ada efek jera,” jelasnya.
“Kebanyakan pelaku menyembunyikan. Jadi pelaku Peti saat ini secara tersembunyi tapi masih terbaca oleh kita,” sambungnya.
Pada saat penangkapan, Arie Paloh mengaku tidak ada ditemukan perlawanan dari pihak manapun. Polres Madina, kata dia, terus berkomitmen tidak akan mengizinkan aktivitas Peti tersebut.
“Kami harap tugas ini jangan tugas polisi saja. Kita dari kecamatan atau desa harus berani mengimbau warganya sehingga warganya ikut menjaga. Misalnya, kalau alat turun malam hari, warganya yang menghadang,” harapnya.
Hingga berita ini dimuat, Kapolres Madina dan personel lainnya masih melakukan operasi di sejumlah lokasi Peti di sepanjang sungai batang gadis di Kotanopan. (FAN)












