MADINA – Total 156 peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua dari tiga formasi yang dibutuhkan yakni teknis, guru dan tenaga kesehatan dinyatakan lulus. Sedangkan jumlah pendaftar yaitu 1.734 orang.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Madina turut memberikan penjelasan terkait peserta yang dinyatakan lulus jumlahnya sedikit, dibandingkan dengan jumlah pendaftar.
Plt Kepala BKPSDM Madina Drs Lismulyadi Nasution melalui Kepala Bidang Pengadaan, Kepegawaian, dan Informasi Kepegawaian Parlindungan, ST, mengatakan, seleksi PPPK tahap kedua ini memiliki kuota yang terbatas.
“Contohnya teknis, dari 1.322 peserta yang mengikuti seleksi, hanya 8 orang yang lulus dengan nilai tertinggi di instansi yang dilamar,” kata Parlindungan saat dihubungi, Jumat (4/7/2025).
Pria akrab disapa Lindung ini mengatakan, formasi guru yang lulus hanya 26 orang, sementara pendaftarannya 97 orang. Untuk Tenaga Kesehatan, pemenang berjumlah 122 dengan jumlah pendaftar 315 peserta.
“Untuk formasi guru ini, yang lulus ada dua kategori. Pertama, 10 orang khusus yang terdaftar dapodik, dan 16 orang untuk umum lulusan PPG (Pendidikan Profesi Guru),” jelasnya.
Lindung menerangkan, saat ini para peserta yang dinyatakan lulus dalam tahapan melengkapi berkas yang dibutuhkan untuk pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH), lalu dilanjutkan pengusulan NI PPPK ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) oleh BKPSDM Madina.
“Masih tahap pengisian DRH oleh peserta. Seterusnya pengurusan berkas yang dibutuhkan seperti SKCK, surat kesehatan, dan nantinya akan dilakukan pengusulan NI PPPK untuk kebutuhan penerbitan NIP,” ujarnya. (FAN)












