MADINA – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar Kajian Islam dan Buka Puasa Bersama di Hotel Mariring, Kelurahan Kayu Jati, Panyabungan, pada, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menguatkan nilai spiritualitas kader di era modern dalam memperkokoh sinergitas. Kegiatan itu mengusung semangat “Bergerak Mencerahkan”.
Acara dihadiri oleh empat organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah, yakni Pemuda Muhammadiyah, IPM, IMM, dan Nasyiatul ‘Aisyiyah.
Turut hadir perwakilan Pemerintah Kabupaten Madina, Polres Madina, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, serta Rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS), Muhammad Darwis, M.Pd.
Ketua Panitia, Jefri, menyatakan bahwa agenda ini merupakan bentuk sinergi antar-ortom untuk membangun karakter generasi muda yang berakhlak dan berdaya saing.
“Kajian ini bukan hanya menjadi ruang menambah wawasan keislaman, tetapi juga mempererat ukhuwah dan memperkuat komitmen dakwah di kalangan Angkatan Muda Muhammadiyah,” kata dia.
Sementara itu, Penanggung Jawab kegiatan, Syahdenan Harahap, M.Pd, menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga nilai Islam yang berkemajuan.
Asisten III Pemkab Madina Bidang Administrasi Umum, Drs. Lismulyadi Nasution, dalam sambutannya memberikan apresiasi dan berharap sinergi pemuda dengan pemerintah terus terjaga.
Senada juga disampaikan KBO Binmas Polres Madina, Iptu Ahmad El Husein. Ia memuji kegiatan ini sebagai sarana pembinaan moral yang positif.
Dalam sesi inti, Ustaz Nur Fauzi, M.Sos, menyampaikan tausiyah mengenai urgensi menjadikan Ramadan sebagai momentum transformasi diri dan penguatan integritas pribadi.
Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana kekeluargaan. (FAN)












