MADINA – Jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menghadiri undangan silaturahmi sekaligus buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Kepolisian Resor Madina. Kegiatan yang kental dengan nuansa keakraban ini berlangsung di Aula Pesat Gatra Polres Madina pada Selasa (17/3/2026) petang.
Kehadiran MUI Madina dalam acara ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap langkah kepolisian dalam merangkul berbagai elemen masyarakat. Berdasarkan surat undangan yang diterima, acara tatap muka ini tidak hanya dihadiri oleh pengurus MUI, tetapi juga melibatkan tokoh agama lainnya, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta perwakilan elemen mahasiswa se-Kabupaten Madina.
Ketua MUI Kabupaten Madina, KH. Muhammad Nasir, Lc., M.Ag., menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif jajaran Polres Madina yang telah memfasilitasi pertemuan lintas elemen tersebut. Menurutnya, momentum bulan suci Ramadhan adalah waktu yang sangat tepat untuk menyatukan langkah antara pemuka agama dan penegak hukum demi kemaslahatan umat.
“Kami dari MUI Madina senantiasa siap bersinergi dan berjalan beriringan dengan aparat kepolisian. Harmonisasi antara ulama dan umara adalah pilar penting dalam membina umat dan mencegah berbagai potensi gesekan sosial. Melalui majelis silaturahmi ini, kita berharap pesan-pesan kedamaian dapat tersiar dengan lebih sejuk hingga ke tengah-tengah masyarakat,” ujar Muhammad Nasir dalam sambutannya.
Sementara itu, Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si., selaku pihak penyelenggara, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas pemenuhan undangan oleh Ketua MUI beserta seluruh tokoh yang hadir. Ia menegaskan bahwa agenda ini merupakan wujud implementasi program kerja kepolisian untuk lebih dekat dengan masyarakat.
“Tujuan utama kita menjalin hubungan yang erat melalui silaturahmi ini adalah untuk bersama-sama menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Kami sangat menyadari bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri; peran aktif serta doa dari para ulama dan tokoh masyarakat sangat krusial agar wilayah Kabupaten Mandailing Natal senantiasa aman, kondusif, dan damai,” ungkap AKBP Bagus Priandy.
Rangkaian acara yang mengambil tempat di aula samping masjid Polres Madina tersebut berlangsung dengan sangat hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Sembari menanti gema azan Maghrib, para hadirin tampak saling bertukar pikiran dan berdiskusi ringan mengenai upaya-upaya konstruktif untuk memajukan daerah.
Kegiatan silaturahmi ini kemudian dipuncaki dengan doa bersama, dilanjutkan dengan ibadah salat Maghrib berjamaah dan santap malam. Melalui kolaborasi yang terus dipupuk dalam momen buka puasa bersama ini, diharapkan Kabupaten Mandailing Natal akan terus menjadi wilayah yang religius, rukun, dan terhindar dari segala bentuk gangguan keamanan. (MRL/Rel)











