MADINA – Menteri Keuangan Republik Indonesia telah merilis jumlah anggaran Dana Desa (DD) di seluruh Indonesia untuk tahun 2024.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 146 tentang pengalokasian DD setiap desa, penyaluran dan penggunaan DD tahun anggaran 2024, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menerima DD sebesar Rp. 289.743.368 Miliar yang dibagikan pada 377 desa yang ada.
Setelah dilihat Mohganews dalam salinan Permenkeu tersebut, jumlah desa di Kecamatan Panyabungan sebanyak 30 desa.
Nama-nama desa dan jumlah pagu DD tahun 2024 Kecamatan Panyabungan yang dihitung dari 4 kategori mulai dari alokasi dasar, alokasi formula, alokasi afirmasi dan alokasi kinerja.
Jumlah anggaran di bawah ini dihitung mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.
- Adian Jior Rp. 874.776
- Aek Banir Rp. 1.047.194
- Aek Mata Rp. 865.088
- Darussalam Rp. 1.064.578
- Gunung Barani Rp. 718.916
- Gunung Manaon Rp. 768.442
- Gunung Tua Jae Rp. 1.033.878
- Gunung Tua Julu Rp. 1.015.172
- Gunung Tua Tonga Rp. 869.029
- Huta Lombang Lubis Rp. 886.112
- Ipar Bondar Rp 949.467
- Kampung Padang Rp. 742.963
- Lumban Pasir Rp. 935.289
- Manyabar Rp. 884.906
- Pagaran Tonga Rp. 669.737
- Panyabungan Jae Rp. 959.805
- Panyabungan Julu Rp. 1.025.968
- Panyabungan Tonga Rp. 988.839
- Perbangunan Rp. 940.694
- Pidoli Lombang Rp. 1.222.791
- Salam Bue Rp. 698.608
- Sarak Matua Rp. 853.131
- Sigalapang Julu Rp. 821.809
- Siobon Julu Rp. 859.367
- Sipapaga Rp. 962.421
- Sopobatu Rp. 978.514
- Siobon Jae Rp. 973.923
- Panggorengan Rp. 817.141
- Saba Jambu Rp. 828.067
- Manyabar Jae Rp. 648.638.
Dari 30 desa di Kecamatan Panyabungan, pemilik DD terbesar adalah Desa Pidoli Lombang. Sementara terkecil berada di desa Manyabar Jae.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Madina Irsal Pariadi telah merilis jumlah DD yang akan diterima oleh Madina.
Irsal menerangkan, fokus penggunaan DD diutamakan penggunaannya untuk mendukung penanganan kemiskinan ektrem, mendukung program ketahanan pangan dan hewani, mendukung pencegahan dan penurunan stunting skala desa.
Kemudian mendukung program sektor prioritas di desa melalui bantuan permodalan BUM Desa/BUM Desa bersama, serta progam pengembangan desa sesuai potensi dan karakteristik desa,” terangnya. (FAN)






