JAKARTA – Baru-baru ini, sebuah video memperlihatkan Gus Miftah mengolok pedagang es teh dengan kata-kata kasar viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi saat acara pengajian di Magelang, di mana Gus Miftah melontarkan guyonan yang justru menyakiti perasaan pedagang tersebut.
Video itu memicu kemarahan netizen, bahkan kejadian ini menjadi perbincangan lapisan masyarakat di pelosok negeri, mengingat Gus Miftah belum genap dua bulan diberikan amanah oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu jabatan Utusan Khusus Presiden RI. Dia dicibir dan dihujat karena ucapan kasarnya kepada seorang pedagang es teh keliling yang sedang berjualan pada saat Gus Miftah menyampaikan ceramah.
Netizen yang merasa iba melihat ekspresi pedagang yang tampak datar saat diejek, mendorong mereka untuk mencari tahu identitasnya dan menggalang solidaritas. Tak lama kemudian, identitas pedagang itu terungkap.
Ia adalah Sunhaji, seorang bapak asal Magelang yang berjualan es teh untuk menyokong keluarganya. Diketahui, sebelumnya, ia bekerja sebagai tukang kayu. Namun, harus beralih ke pedagang es teh setelah mengalami cedera.
Sunhaji memiliki dua anak yang masih bersekolah, dan penghasilannya yang terbatas digunakan untuk biaya pendidikan serta kebutuhan sehari-hari. Aksi solidaritas yang digalang untuk Sunhaji mendapat banyak dukungan dari netizen. Alhasil, kejadian tersebut membawa berkah bagi Sunhaji yang mendapat perhatian dan bantuan dari berbagai pihak
Mulai dari umrah gratis dari Ustaz Muhammad Fakhrurrazi Anshar, donasi dari netizen Indonesia angkanya mencapai puluhan juta rupiah, hingga uang tunai Rp100 juta dari konten kreator Willie Salim.
Ditegur Seskab Mayor Teddy
Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya disebut telah menegur Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah, usai ramai dikecam karena melontarkan candaan kasar kepada penjual es teh.
Gus Miftah mengatakan, jika Teddy memintanya untuk lebih berhati-hati saat berbicara di hadapan publik.
Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan Miftah Maulana Habiburrahman mengaku mendapat teguran dari Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya karena mengolok-olok pedagang es teh dalam suatu acara.
Miftah mengatakan, Mayor Teddy memintanya untuk lebih berhati-hati saat berbicara di hadapan masayrakat umum.
“Saya juga sudah ditegur oleh Bapak Seskab yang hari ini berada di Kupang untuk lebih berhati-hati menyampaikan pendapat dan pidato di depan masyarakat umum,” ujar Miftah, dikutip dari YouTube KH Infotainment, Rabu (4/12/2024). Kompas.com telah mendapat konfirmasi dari Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi terkait pernyataan Miftah tersebut.
Dalam video tersebut, Miftah juga menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya yang mengolok-olok pedagang es teh.
Ia mengaku kerap bercanda dengan siapa pun.
“Maka untuk itu, atas candaan kepada yang bersangkutan, saya akan meminta maaf secara langsung. Dan mudah-mudahan dibukakan pintu maaf untuk saya,” kata dia. Menurut informasi Gus Miftah sudah mengunjungi rumah Sunhaji, pedagang es di kediamannya di Magelang. (MRL/int)












