MADINA, Mohga – pencarian Palit Nasution (65), warga Desa Muara Batang Angkola Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang diduga hanyut di sungai Muara Batang Gadis tiga hari lalu diperluas hingga 7 kilometer.
Terhitung hari ketiga pencarian oleh masyarakat dan terhitung dua hari oleh tim dari pemerintah daerah serta TNI-Polri belum menemukan tanda-tanda keberadaan Palit.
Plt Kepala BPBD Madina Mukhsin Nasution menyebut hari ini pencarian kembali dilanjutkan oleh tim yang terbentuk yakni BPBD, Basarnas, Satpol PP, TNI, Polri dan PNNB Desa Muara Batang Angkola.
“Enam tim ini akan kita bagi dua, ada yang bertugas mencari di sepanjang sungai menggunakan dua perahu dan satu tim lagi melalui jalur darat. BPBD, Basarnas dan masyarakat akan terjun lewat sungai, begitu juga sebaliknya tim yang satu lagi lewat darat pada bagian kiri dan kanan sungai,” kata Mukhsin, Minggu (14/5/2023).
Eks Camat Nagajuang ini mengaku pada hari pertama pencarian yang dibantu oleh beberapa perangkat dari pemerintah, dia sendiri sebagai Kepala BPBD diwajibkan ikut terjun merujuk pada pengamatan orang pintar yang ditemui oleh warga setempat.
“Orang pintar bilang saya harus ikut dalam pencarian kemarin. Kita juga sudah menerjunkan anggota dari BPBD dan Basarnas masuk ke lubuk sungai yang kedalamannya 3 hingga 4 meter, tapi hasilnya masih nihil,” ungkapnya.
Mukhsin yang juga ketua tim pencarian Palit Nasution memohon doa dari masyarakat agar pencarian hari ini berhasil menemukan titik terang.
“Hari ini kita terus berupaya dan berusaha maksimal mencari keberadaan Pak Palit. Mohon doanya agar diberikan kemudahan,” ujarnya.
Palit Nasution menurut pengakuan warga setempat pada Jum’at (12/5/2023) pergi mandi ke sungai muara batang gadis. Kakek tua ini juga mengidap penyakit hilang kesadaran sementara dan mudah pusing.
Pergi mandi ke sungai pukul 16.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB tidak pulang ke rumah. Warga setempat menduga Palit sudah hanyut di sungai Muara Batang Gadis. (MN-08)









