MADINA, Mohga – Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madina menutup posko pencarian Mursadil Kamil, santri kelas VII pondok pesantren Musthafawiyah Purba Baru
Mursyadil terpeleset di sungai Aek Singolot lalu hanyut dibawa derasnya air sungai pada Senin malam kemarin. Jasadnya ditemukan warga di sungai Hutabargot pada Kamis pagi (26/1/2023)
Amatan Mohganews, Kepala BPBD Kabupaten Madina Muksin Nasution didampingi komandan pos Basarnas Muhammad Rizal Rangkuti memimpin apel penutupan posko pencarian yang berlokasi di sekitar sungai Batang Gadis Aek Godang
“Sesuai SOP, setiap mendirikan posko SAR gabungan maka harus dilakukan juga penutupan. Rencana kemarin, hari ini kita akan menurunkan 5 tim, namun ternyata jenazah sudah ditemukan oleh maayarakat pada pukul 07:00 WIB tadi di bawah jembatan Kecamatan Hutabargot,” kata Muksin.
Selanjutnya, Mukhsin mengimbau kepada seluruh masyarakat Mandailing Natal agar lebih waspada dalam kondisi cuaca ekstrim.
“Diharapkan kepada masyarakat untuk lebih waspada menghadapi cuaca ekstrim belakangan ini, terutama di daerah bantaran sungai dan juga area perbukitan yang berpotensi longsor,” pesannya
Diberitakan sebelumnya, santri korban hanyut tersebut bernama Mursyadil Kamil (20) yang berasal dari Desa Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Provinsi Riau
Menurut informasi yang diperoleh, Mursyadil Kamil hanyut dan terbawa arus aliran sungai Aek Singolot dan ditemukan pada Kamis (23/01/2023) di bawah jembatan Kecamatan Huta Bargot, atau sekitar 20 KM dari lokasi awal.(MN-07)






