Penambang Emas Ilegal di Madina Tewas Tertimbun: Kedua Korban Saudara Kandung

MADINA – Dua orang penambang emas ilegal menggunakan mesin Dongfeng di sungai batang gadis wilayah Desa Hutabaringin, Kecamatan Panyabungan Barat tewas tertimbun material bekas galian, Senin (8/7/2024) sekitar pukul 17.00 Wib.

Dua penambang tersebut merupakan saudara kandung, warga Lubuk Sibegu, Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan. Kedua korban bernama Ilham Nasution (25) dan Daus (25).

Informasi meninggalnya dua warga tersebut dibenarkan Lurah Dalan Lidang, Rudi Helmi. Lurah menyebut pengelola tambang emas menggunakan dongfeng itu terdiri dari empat orang, dua orang selamat bernama Aril dan Ucok.

“Kedua korban (Ilham-Daus) menurut keterangan saksi berada di bagian depan sebagai penyemprot air ke tebing tanah, sedangkan korban Aril dan Ucok selamat,” kata Rudi Helmi kepada Mohganews.

Rudi menerangkan, Ucok selamat dari insiden tersebut. Sementara Aril kakinya ikut tertimbun material.

“Si Ucok inilah yang minta tolong ke warga, karena tiga rekannya tertimbun. Namun, yang paling parah Ilham dan Daus, kakak beradik meninggal dunia ,” ungkapnya.

Lurah Dalan Lidang itu menyampaikan korban tidak sempat dibawa ke rumah sakit terdekat karena pada saat ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Tadi dibawa langsung ke rumah duka di Dalan Lidang. Dari Polsek pun sudah datang ke rumah duka,” jelasnya.

Hingga berita ini dimuat, keterangan dari pihak kepolisian belum diperoleh. (FAN)