Pemkab Madina Peringati HKN ke-61 Sekaligus Kampanye Eliminasi TBC

MADINA – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Kesehatan memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 secara serentak di Indonesia, Minggu (9/11/2025) di halaman parkir Pasar Baru Panyabungan.

Peringatan HKN tahun ini juga dibarengi dengan kegiatan Kampanye Eliminasi TBC sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Adapun tema dalam HKN tahun ini; “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”.

HKN dan kampanye eliminasi TBC di Madina diikuti oleh jajaran Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), yakni Kapolres AKBP Arie Sofandi Paloh, Pj. Sekda Sahnan Pasaribu, Kadis Kesehatan dr. Faisal Situmorang, Plt Kadis Kominfo Rahmad Hidayat dan masyarakat umum.

Foto bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah Madina dengan tagline Tolak Penyakit Tuberculosis atau TBC

Ketua Panitia dr. Faisal Situmorang mengatakan tujuan kegiatan HKN dibarengi dengan kampanye eliminasi TBC untuk memperluas informasi, serta dalam mengakhiri tuberkulosis tahun 2030 secara nasional. Adapun sasaran dalam kegiatan itu, yakni pada sektor kesehatan, sektor non kesehatan, dan seluruh masyarakat Madina.

“Penyakit tuberculosis ini ditargetkan tahun 2030 berakhir di Indonesia dengan cara meningkatkan kesadaran masyarakat, mempercepat penemuan dan diagnosis kasus, meningkatkan akses layanan kesehatan, dan menjamin pengobatan yang tuntas untuk mencegah penularan dan resistensi obat,” kata dia.

Faisal Situmorang menerangkan, Kabupaten Madina memiliki target temuan penyakit TBC sebanyak 2.720 kasus. Menyikapi hal ini, Pemkab Madina sudah resmi membentuk tim percepatan penanggulangan TBC.

“Dari total target, sudah 1.479 kasus tuberkulosis atau 50 persen sudah berhasil ditemukan. Sisa dari target itu akan diupayakan tuntas dalam dua bulan terakhir di 2025,” jelas dia.

Bupati Madina Saipullah Nasution melalui Pj Sekda mengajak seluruh masyarakat senantiasa menjaga hidup sehat dan meningkatkan pentingnya melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Sekda menyampaikan, penanggulangan TBC merupakan menjadi bagian dari strategi nasional bidang kesehatan. Pemerintah Pusat hingga Daerah, kata Sahnan, berkomitmen untuk mempercepat Eliminasi TBC menuju Indonesia bebas TBC di tahun 2030.

“Seluruh pemerintah daerah memiliki tanggung jawab peran aktif memperkuat deteksi dini, pengobatan tuntas, serta menghilangkan stigma terhadap pasien TBC,” imbuhnya.

Mewakili bupati, sekda mengajak semua pihak untuk bersatu dalam gerakan “Temui, Obati, Sampai Sembuh” serta memberikan dukungan penuh kepada pasien TBC tanpa stigma dan diskriminasi.

“Mari kita wujudkan Mandailing natal yang sehat dan bebas TBC, sebagai kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia emas 2045,” ucapnya.

Dilansir dari berbagai sumber,
Tujuan utama kampanye Eliminasi TBC, antara lain:

Meningkatkan kesadaran masyarakat: Mengedukasi masyarakat tentang TBC, cara penularan, pencegahan, dan pentingnya deteksi dini.

Mempercepat penemuan dan diagnosis: Mendorong orang yang bergejala untuk segera memeriksakan diri dan memastikan kasus TBC dapat ditemukan dan didiagnosis dengan cepat.

Mempercepat penanganan dan pengobatan: Memastikan pasien mendapatkan pengobatan yang tepat dan menyelesaikan terapi sampai sembuh (Temukan Obati Sampai Sembuh/TOSS TBC).

Mengurangi resistensi obat: Memastikan pengobatan tuntas untuk mencegah berkembangnya resistensi terhadap obat TBC.

Meningkatkan akses layanan kesehatan: Memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan kesehatan untuk deteksi dan pengobatan TBC.

Mencegah penularan: Menghentikan penularan TBC di masyarakat melalui edukasi dan tindakan pencegahan yang tepat.

Peringatan HKN ke-61 di Madina dirangkai dalam berbagai kegiatan, mulai dari jalan santai dari depan Markas Koramil 13 Panyabungan ke Pasar Baru Panyabungan, senam sehat bersama, sarapan sehat bersama, potong tumpeng, hingga pengundian doorprize. (FAN)