MADINA, Mohga – beredar kabar oknum Kepala Desa Hutabaringin Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Asy’ari Siregar disebut-sebut melakukan perselingkuhan dan melakukan hubungan intim dengan seorang perempuan berstatus istri orang, Asy’ari menegaskan informasi tersebut hanyalah fitnah yang menyerang dirinya
Kepada mohganews, Rabu (20/7/2022) Asy’ari membantah kabar soal selingkuh apalagi melakukan hubungan intim dengan perempuan. Dan, foto dirinya dengan perempuan yang disebut-sebut beredar di kalangan masyarakat itu foto saat ia tertidur di salah satu warung makan di perbatasan Kelurahan Simangambat dengan Desa Hutapuli Kecamatan Siabu
“saya perlu luruskan soal kabar yang menyebutkan saya selingkuh dan ada foto yang beredar. Kejadiannya sudah lebih dari setengah tahun yang lalu. Waktu itu saya bersama seorang teman laki-laki pulang dari Sidempuan belanja spare part sepeda motor, kebetulan saya punya usaha bengkel, saat diperjalanan pulang saya singgah di warung makan di perbatasan Simangambat, saya sudah sering makan di situ,
“mungkin karena kelelahan, selesai makan di salah satu pondok rumah makan itu, saya istirahat dan ketiduran. Saat tertidur itulah, anak dari yang punya rumah makan mengambil foto saya yang masih tidur, kebetulan perempuan ini sudah tanda sama saya karena sudah sering singgah di rumah makan mereka. dari info yang sampai ke saya, ada 2 biji fotonya. Satu foto selfie, perempuan itu yang mengambil foto dengan posisi saya yang masih tertidur, dan satu foto lagi, yang ambil orang lain yang belum saya ketahui pasti siapa orangnya, tapi dalam kedua foto itu terlihat saya dan perempuan anak pemilik rumah makan itu,. Tapi yang pasti saya waktu itu sedang tidur dan tidak tahu mereka mengambil foto saya, dan jelas dalam foto itu posisi saya dan mengenakan pakaian lengkap,” jelasnya
“saya juga kaget belakangan ini beredar foto tersebut, saya menduga ada upaya penjebakan, dan saya pastikan ini fitnah, tidak seperti yang dikabarkan, bahwa saya melakukan perselingkuhan dan berhubungan intim,” ujarnya sembari menyebut tempat yang ada di dalam foto itu pondok terbuka
Asy’ari mengakui tempat itu sering ia singgahi karena tempatnya cukup nyaman dan berada di pinggir jalan raya.
Ia juga menegaskan tidak pernah menjalin hubungan maupun komunikasi dengan perempuan yang ada di dalam foto itu yang kebetulan ikut juga kerja di warung tersebut.
”karena sering kesitu kan mereka kenal dengan kita sebagai pelanggan, otomatis kan ramah kepada setiap pelanggan. Tapi jujur, saya tidak ada melakukan perbuatan terlarang. Saat itu kami hanya singgah, dan tiba-tiba saya difitnah dengan bukti foto-foto yang sebenarnya tidak saya sadari. Dan kejadiannya pun sudah sangat lama,” ujarnya.
Di samping itu, Asy’ari menyebut kabar soal perselingkuhan ini berdampak pada keluarganya
“fitnah ini berdampak pada keluarga saya, keluarga saya malu karena difitnah seperti ini,” tambahnya.
Asy’ari mengatakan sejauh ini belum memutuskan menempuh jalur hukum, ia hanya berharap kepada siapapun oknum yang ingin menjebaknya itu agar sadar dan menghentikan upaya fitnahnya.
“saya hanya berharap jangan lagi menyebarluaskan informasi yang tidak benar, itu saja,” harapnya. (M-08)












