PANYABUNGAN, – DPC Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengapresiasi nota kesepahaman kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Madina dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Utara pada Kamis pekan lalu

Ketua DPC PTI Kabupaten Madina, Ahmad Riski Pane menyebut MoU tersebut bila terealisasi akan membawa manfaat besar dalam menyejahterakan petani di Kabupaten Madina
“Kita patut mengapresiasi perhatian Bupati Mandailing Natal pada sektor pertanian, karena daerah kita ini memang berpotensi untuk itu. Tentunya, kita berharap ini menjadi semangat baru bagi petani kita,” kata Riski Pane kepada MohgaNews, Selasa (10/8/2021)
Kata dia, berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian nomor 19 tahun 2017 Jo nomor 11 tahun 2019, tugas dan fungsi BPTP yaitu melaksanakan pengkajian, perakitan, pengembangan, dan diseminasi teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi
“karena itu MoU ini harus kita kawal. Artinya tidak hanya sebatas seremoni saja melainkan action melalui kebijakan daerah yang berpihak pada sektor pertanian dan peningkatan teknologi guna meningkatkan produktivitas yang pada akhirnya menyejahterakan masyarakat petani,” ujarnya
Menurut Pane, salah satu hal yang harus dilahirkan dari MoU ini adalah Peta Sebaran dan Potensi Pertanian di Mandailing Natal.
“saat ini untuk mengakses data Pertanian Mandailing Natal secara online itu sangat susah, datanya tidak real time, yang ada data beberapa tahun lalu. Daerah juga harus punya peta sebaran dan potensi pertanian daerah supaya kita tahu, sehingga kita memahami komoditas tanaman yang sesuai dengan kultur tanah. Kalau ini dikuasai kami yakin sinyal kemajuan daerah akan terbuka lebar,” tambahnya. (MN-01)






