PANYABUNGAN, – petani di Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengaku kesulitan mendapatkan pupuk, alhasil sawah mereka pun terancam.
Demikian disampaikan salah seorang petani bernama Salohot Lubis (40) kepada MohgaNews, Selasa (10/8/2021)
“Sekarang sawah warga di sini sedang masa pemupukan, sedangkan pupuk sangat sulit didapatkan, pupuk subsidi langka di sini, kalaupun ada harganya sangat mahal,” kata Salohot
“Kalau kami tetap beli dengan harga mahal, kami pasti rugi, tapi kalau tidak dibeli tentu padi akan rusak, ini sangat menyulitkan petani, sementara masyarakat di sini banyak petani,” keluhnya
Terpisah, pengurus domisioner Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal di Pekan Baru, Riau, Fadly Daulay menyesalkan kelangkaan pupuk di tingkat petani di Kabupaten Madina. Ia berharap masalah kelangkaan pupuk ini bisa segera ditangani pemerintah daerah
“Ini persoalan sangat urgen karena menyangkut hajat hidup masyarakat kita. Sebagaimana kita pahami bahwa masyarakat Madina kebanyakan bekerja bertani, apabila pupuk saja sulit didapatkan bagaimana nasib mereka,
“Kita meminta Pemerintah Kabupaten Madina segera mengatasi masalah ini. Dinas Pertanian harus aktif melihat kondisi riil masyarakat petani di daerah sehingga kebutuhan dasar pertanian tidak menemukan masalah seperti kelangkaan pupuk ini,” ujarnya. (MN-01)






