Mengais Rezeki dari Jawa Barat ke Madina, Pedagang Bendera Mengeluh

MohgaNews|Madina sejumlah pedagang kaki lima yang datang langsung dari Provinsi Jawa Barat untuk menjual pernak pernik dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan RI tahun 2020 seperti penjual bendera merah putih, umbul-umbul dan lainnya ke Mandailing Natal (Madina) mengeluh akibat sepinya pembeli ditahun ini.

Salah satunya Yayan (30), pria asal Garut Jawa Barat yang datang ke Madina sejak 20 Juli lalu ini mengungkapkan omset penjualannya untuk tahun ini menurun drastis, bahkan tak sampai 50 persen.

“Ke Madina dari tanggal 20 Juli. Penjualan turun drastis dibanding tahun lalu pak. Setengah (penjualan) pun beluma ada. Kalo tahun yang lewat di tanggal segini biasanya sudah ramai pembeli,” ujarnya.

Yayan yang datang ke Madina bersama 3 temannya juga mengatakan kalau turunnya penjualan juga merupakan dampak akibat pandemi covid-19

“Sangat berat kondisi sekarang pak, hasil jualan cuma pas pasan untuk makan, sementara kita juga harus kirim belanja ke keluarga, belum lagi uang kontrakan. Pengaruh virus corona ini juga pak, karena sekolah juga libur jadi yang pesan tidak seberapa. Di tahun sebelumnya sekolah sekolah banyak yang beli,” keluh pria yang sudah 4 Tahun belakangan ini datang ke Madina untuk berdagang.

Lebih lanjut, Yayan menjelaskan meski seandainya omset penjualan tidak juga membaik, dirinya bersama tiga rekannya yang menyebar di sekitaran Kelurahan Dalan Lidang akan tetap pulang ke kampung halaman.

“Ada 3 lagi teman saya pak. Meski rugi nanti tetap pulang, tapi mungkin diundur beberapa hari pulangnya pak. Sudah kesepakatan juga sama yang kasih modal kesini,” tandas Yayan yang mengontrak rumah untuk 1 bulan di Kelurahan Dalan Lidang bersama temannya yang lain.(MN-09)