PANYABUNGAN, – mahasiswa gabungan dari beberapa organisasi yang menamakan dirinya forum mahasiswa akal sehat mengadakan kegiatan sosial menggalang bantuan untuk korban banjir lalu menyerahkannya pada Sabtu (25/12/2021) kemarin
Mahasiswa tersebut berasal dari beberapa organisasi yaitu, Sopotakaan, Mapala, IMA Madina, UKM Potret, dan UKK Pramuka STAIN Madina
Dana tersebut bersumber dari hasil penggalangan melalui aksi turun ke jalan yang dilakukan selama dua hari, mulai tanggal 23 hingga 24 Desember 2021.
Bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai diserahkan kepada kepala desa terkenda dampak banjir. Seperti Desa Rantau Panjang, Kepala Desa Singkuang Kecamatan Muara Batang Gadis
“Ini bentuk aksi kemanusiaan kami selaku mahasiswa lintas organisasi di STAIN Madina guna membantu korban banjir. Karena duka mereka adalah duka kita bersama. Dari hal tersebutlah, kami memahami apa yang diucapkan oleh Mahatma Gandhi ‘My Nationalism is Humanism’ atau perikebangsaan saya adalah perikemanusiaan,”
Ujar Farhan Donganta dari organisasi Sopotakaan
“Ini sebagai bukti bahwa kita semua bersaudara,” Sambung Syukri Ariyanto, Ketua UKM Mapala STAIN Madina
“Alhamdulillah, respon masyarakat terhadap kehadiran Mahasiswa, sangatlah baik, ketika kami tiba di lokasi, kami pun merasa bahwa mahasiswa harus bergerak membantu keluarga kita yang jadi korban banjir,” Sambung Fadly Muhammad, Ketua IMA Madina
Kepala Desa Rantau Panjang mengucapkan terimakasih atas kepedulian dari Forum Mahasiswa Akal Sehat Madina tersebut yang mengantarkan langsung bantuan sembako dan pakaian kepada warga korban
“Semoga ini mendapat balasan kebaikan dari Tuhan yang Maha Kuasa,” ucapnya
“Kami sangat gembira atas kehadiran Mahasiswa-Mahasiswa yang datang dari Panyabungan ke tempat ini, hal-hal seperti ini harus tetap dirawat oleh Mahasiswa kita,” ucap Kepala Singkuang 1.
“Kami harap kunjungan mahasiswa ini tidak cukup di sini saja, kelak kami harapkan mahasiswa STAIN bisa memberikan pencerdasan kepada masyarakat kami di sini,” tambahnya. (MN-11)






