PALUTA – Sejumlah aktivis mahasiswa dan masyarakat di bumi balakka Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) bakal menggeruduk kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu)
Rencana Aksi dilakukan mengingat sikap Bawaslu Paluta yang terkesan tidak perduli atas desakan elemen aktivis mahasiswa dan masyarakat, agar komisioner Bawaslu Paluta berdiri di atas peraturan yang berlaku.
Bawaslu Paluta diduga melindungi oknum panwascam, serta lemahnya pengawasan sampai kepada kegerahan kalangan mahasiswa di Paluta
“Kita geruduk, biar segera bangun dari mimpi indahnya,” tegas aktivis mahasiswa, Kiki Andrean, Selasa (12/12/2023).
Miris, lanjut Kiki Andrean melihat sikap dan komitmen komisioner Bawaslu Paluta dalam integritasnya sebagai penyelenggara pemilu. Dimana sudah beberapa kali Bawaslu Paluta di datangi berbagai macam komunitas masyarakat.
Selama 6 bulan terkahir, banyak timbul kejadian atau masalah di tubuh Bawaslu Paluta, mulai dari kasus pemilihan panwas kecamatan, panwaslu yang terkena narkoba,dan juga independensi penyelenggara dalam pemilu tahun 2024 ini.
“Ini merupakan salah satu langkah kami dalam pengawasan terhadap pihak penyelenggara Pemilu di Kabupaten tercinta ini. Kita berpendapat di muka umum merupakan hak asasi manusia dan jika ada aparat keamanan yang menghalang halangi kami maka akan kami laporkan kepada pihak terkait,” pungkasnya. (DSP)












