MADINA – Lopo Tepi Sungai (Tepsun) yang berada di Desa Padang Laru, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) secara resmi beroperasi setelah dilakukan Grand Opening, Selasa (10/2/2026).
Peresmian Lopo Tepsun dihadiri oleh Bupati Madina Saipullah Nasution, Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, Camat Panyabungan Timur, serta Kepala Desa setempat.
Lopo Tepsun ini berada di pinggiran sungai pintu air. Pintu air dikenal luas sebagai lokasi wisata yang asri karena kejernihan air yang bisa dimandikan oleh orang dewasa hingga anak-anak. Lokasi ini sangat cocok untuk mengisi akhir pekan dengan keluarga.
Lopo Tepsun ini didirikan oleh Dodi Martua, S.Pi, M.Si. Dodi merupakan Sekretaris Partai Demokrat Madina dan juga saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Madina periode 2024-2029.
Dalam grand opening ini, Dodi Martua mengungkap sekilas dasar berdirinya Lopo Tepsun. Ia menyebut mulanya Lopo Tepsun didirikan untuk tempat beristirahat keluarga yang nyaman di akhir pekan, namun kini sudah menjadi sebuah lopo berdesain cafe and resto.
“Alhamdulillah, kini tempat istirahat keluarga yang nyaman di tepian sungai sudah tersedia. Kami ingin pengunjung nantinya menikmati suasana asri dengan tenang,” kata Dodi Martua.
Bupati Madina Saipullah Nasution juga menyambut dengan baik atas hadirnya Lopo Tepsun di Madina. Bupati menyebut, alam yang indah dan air sungai yang jernih ini harus dijaga agar tidak tercemar oleh sampah.
Bupati menerangkan, unit usaha seperti Lopo Tepsun adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi.
“Dengan diresmikannya Lopo Tepsun ini akan berdampak pada peningkatan ekonomi warga dan penyerapan tenaga kerja lokal. Ini adalah bentuk kegiatan nyata yang sangat membantu program pemerintah,” ujar Saipullah.
Mengutip Instruksi Presiden terkait pengelolaan wisata, Bupati Madina kembali mengingatkan agar keindahan alam Pintu Air tetap terjaga dan selalu dijaga. Masyarakat dan pengelola cafe di wilayah ini diminta harus menjaga kebersihan lingkungan.
“Sampah mencemari sungai dan merusak keindahan wisata itu sendiri. Saya berharap kesadaran menjaga lingkungan dimulai dari rumah, dan yang paling penting, jangan membuang sampah ke sungai,” imbuhnya. (FAN)












