TAMBANGAN, – tim gabungan dari Basarnas, BPBD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dan personil Brimob Tapsel menghentikan sementara pencarian Abdul Hadi Nasution (71) warga Desa Pasar Laru Kecamatan Tambangan Kabupaten yang diduga hanyut pada hari Senin (17/5/2021) kemarin.
Sedangkan warga setempat tetap melanjutkan pencarian terhadap korban.
Kepala BPBD Kabupaten Madina, Muhammad Yasir Nasution mengatakan, pencarian dari tim BPBD Madina dan Basarnas Parapat yang diduga hanyut terbawa arus sungai Batang Gadis itu untuk sementara diberhentikan dikarenakan tim sudah bekerja selama tiga hari dan tiga malam namun belum berhasil menemukan korban.
Di samping itu, tim Basarnas yang diturunkan dari Parapat Kabupaten Simalungun juga telah pulang dikarenakan seorang rekan mereka meninggal pada saat proses pencarian.
“Untuk sementara operasi pencarian dihentikan karena tim perlu istirahat. Tim Basarnas dari Parapat juga sudah pulang, sementara tim dari BPBD Madina yang bisa diandalkan hanya 12 orang,” kata Yasir.
Ia menyebut, jenazah Anas Salim Batubara, anggota tim Basarnas Parapat sudah berangkat pada Rabu malam ke rumah duka tempat asalnya.
“Tadi malam sekitar pukul 23.45 Wib, korban sudah dibawa ke rumah duka dari RSUD Panyabungan, dan 1 lagi korban dari BPBD sudah dipulangkan dari RSUD karena sudah sehat,” tambahnya.
Dilokasi titik kejadian awal, Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi Sik melalui Kabag Ops Kompol Toni Irwansyah juga mengatakan personel Brimob telah berhenti sementara melakukan pencarian.
“Anggota sudah bolak-balik pencarian siang malam dalam 3 hari ini, untuk sementara kita istirahat dan selanjutnya diserahkan kepada Unsur Musyarawah Pimpinan Kecamatan Tambangan dalam kebijakan pencarian hari ini termasuk dari Polsek Kotanopan. Mari kita sama-sama berdoa agar korban secepatnya ditemukan,” ujar Kompol Toni di titik lokasi pencarian.

Sementara Kepala Desa Pasar Laru Hendri Parlaungan mengatakan pencarian hari ini masih tetap berlanjut di dua titik yaitu diseputaran kebun milik korban dan di sungai batang gadis.
“Hari ini pencarian ditangani oleh tim dari Kecamatan Tambangan dibantu warga setempat. Kita sudah membagi 2 tim untuk pencarian di dua titik yaitu di sepanjang kebun milik korban serta di sungai batang gadis. Terkait bantuan tim dari Brimob, Basarnas dan BPBD kita paham bahwa mereka sudah lelah dan butuh istirahat,” terangnya.
Terakhir, Hendri menyampaikan mulai dari awal pencarian, jejak korban sama sekali belum pernah ditemukan, ia berharap kepada masyarakat yang antusias ikut dalam pencarian agar tidak pernah mengenal rasa lelah dan tetap semangat.
“Ini adalah keluarga kita juga, mari bersatu untuk menuntaskan peristiwa ini, semoga dengan rasa semangat dan ikhlas kita dalam pencarian menjadi amal jariyah,” pesan Kepala Desa Pasar Laru. (MN-08)






