Korban Banjir Butuh Bantuan Beras

LINGGA BAYU, – Peristiwa banjir akibat luapan air sungai Batang Natal yang melanda beberapa Desa di Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Rabu malam kemarin, pagi ini sudah surut.

Informasi diperoleh MohgaNews dari Kepala Desa Perbatasan, Zamruddin, Kamis pagi (19/8/2021)

Ia mengatakan, genangan air dipemukiman penduduk sudah mulai surut. Namun, sisa sampah dan material banjir di rumah warganya menumpuk dan sedang dilakukan gotong royong membersihkannya.

Warga korban banjir di Desa Parbatasan kecamatan Lingga Bayu mulai membersihkan sisa banjir yang terjadi Rabu malam (18/8/2021)

“Alhamdulillah sudah aman, air yang sempat menggenangi rumah warga tadi malam sampai dini hari sudah surut. Pagi ini masyarakat sedang membersihkan rumah masing-masing. Tidak ada korban, semua warga selamat,” katanya.

Disisi lain, Zamruddin mengungkapkan hari ini warganya belum bisa mencari nafkah, pun bahan kebutuhan pokok seperti beras sudah direndam air sehingga masyarakat saat ini butuh bantuan beras dan sembako

“Rencana kami sementara mendirikan dapur umum karena belum memungkinkan warga yang terkena banjir memasak di dalam rumah yang masih basah, dan saat ini warga membutuhkan bantuan sembako terutama beras,” sebutnya

Sekadar informasi, peristiwa banjir di Desa Perbatasan ini sudah menjadi langganan jika air sungai batang natal meluap. Letak geografis desa tersebut berada di dataran rendah ditambah buangan air bertujuan ke muara laut. air laut sering mengalami naik pasang sehingga tidak bisa menampung luapan sungai dan mengakibatkan sering terjadi banjir bila musim hujan. (MN-08)