MADINA – Anggota Komisi II DPR RI, Andar Amin Harahap menegaskan pentingnya penguatan fungsi kelembagaan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas demokrasi di Indonesia.
“Penguatan fungsi kelembagaan Bawaslu bukan hanya soal struktur, tapi menyangkut dukungan terhadap pengawasan yang objektif, berintegritas, dan tidak tebang pilih. Bawaslu harus diberi kewenangan yang cukup untuk bertindak tegas dalam menegakkan keadilan pemilu,” kata Andar, di hadapan pimpinan Bawaslu Mandailing Natal (Madina) dan para pimpinan organisasi masyarakat, di aula Ballroom D’San Hotel Panyabungan, Kamis (16/10/2025)
Lebih lanjut ia menyoroti perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia Bawaslu, termasuk di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Menurut Andar, pengawasan pemilu yang efektif tidak akan berjalan tanpa SDM yang handal serta infrastruktur yang memadai.
“Kami di Komisi II terus mendorong alokasi anggaran yang proporsional untuk Bawaslu, serta evaluasi regulasi agar fungsi pengawasan tidak terkendala teknis birokrasi atau tumpang tindih kewenangan,” tambah mantan Waki Kota Padangsidimpuan periode 2013-2018 ini.
“Bawaslu bukan hanya penonton, tapi pemain aktif dalam demokrasi kita. Maka fungsi dan kelembagaannya harus kita perkuat bersama,” pungkasnya.
Dalam Kegiatan ini hadir Bupati Madina, Saipullah nasution.
Saipullah dalam dalam sambutannya menyampaikan bahwa bawaslu harus terlibat aktif dalam menumbuhkan minat masyarakat untuk ikut andil dan terlibat dalam pelaksanaan pemilu.
“Perlu juga ke depan bawaslu mengkaji apa yang menjadi kendala dari masyarakat dalam mengikuti pemilu sehingga dapat melahirkan pemilu berkualitas serta meningkatkan partisipatif dari masyarakat dan kedepan melahirkan pemimpin yang lebih baik, agar menjadikan madina juga semakin maju,” kata Saipullah. (MRL/DSP)











