Kepala BPIP Harus Dipecat Karena Sudah Buat Kegaduhan

0
487

MohgaNews|Madina – statemen Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi yang menyebut agama sebagai musuh terbesar Pancasila mendapat reaksi keras dari berbagai tokoh bangsa. Bahkan, tokoh masyarakat di daerah pun mengutuk keras pernyataannya tersebut.

Ungkapan Yudian tersebut dinilai sinyal untuk menghapuskan sila pertama Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.

Karena itu, Presiden Jokowi diminta segera menindak dan mencopot Yudian Wahyudi dari jabatannya sebagai Kepala BPIP.

Saparuddin Haji, tokoh masyarakat Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara kepada wartawan menyampaikan, apabila ungkapan Yudian Wahyudi itu benar, maka Presiden RI Jokowi harus segera memberikan tindakan dan mencopot Yudian Wahyudi dari jabatannya.

Pria yang akrab disapa Akong itu menilai, pemahaman Yudian tentang Pancasila dapat mengancam eksistensi negara. Pemikiran Yudian tersebut menjadi destruktif terhadap pengakuan agama dalam Pancasila.

“Kita perlu pastikan apakah yang bersangkutan benar punya pandangan seperti (agama musuh Pancasila) dan apabila benar, tidak ada alasan lagi, Presiden harus memecat Yudian dari BPIP karena sudah membuat kegaduhan. Dan Yudian ini bisa jadi musuh utama Pancasila yang sesungguhnya, karena ingin membuang nilai agama dari Pancasila,” kata Akong di Panyabungan, Rabu (12/2)

Saparuddin Haji menyebut, Pancasila merupakan warisan dari para ulama pendiri bangsa. Kata dia, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa yang mengandung nilai agama merupakan perjuangan dari para ulama. (MN-05)