ini Daftar Pemilik Rumah yang Dihantam Angin Puting Beliung

Tambangan| Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) me-release daftar korban yang rumahnya porak poranda dihantam angin puting beliung di Kecamatan Tambangan, Madina.

Ada 16 orang warga yang rumahnya mengalami kerusakan, yaitu;

  1. Sakirin Hasibuan, Laru Pasar, rusak berat (Rp. 25 juta)
  2. Basanah Nasution, Laru Pasar, rusak ringan (Rp. 5 juta)
  3. Salmah, Laru Pasar, rusak ringan (Rp. 5 juta)
  4. Baginda Amid, Laru Pasar, rusak ringan (Rp. 5 juta)
  5. Abdul Rahman, Laru Dolok, rusak berat, Rp.- (belum dapat ditaksir).
  6. Beir, Laru Dolok, rusak ringan, Rp.-
  7. Ikhsan, Laru Dolok, rusak ringan, Rp.-
  8. Rahmat, Laru Dolok, rusak ringan, Rp –
  9. Muhammad Said, Laru Dolok, rusak ringan, Rp. –
  10. Rajab, Laru Dolok, rusak ringan, Rp. –
  11. Armen, Laru Dolok, rusak ringan, Rp. –
  12. Hanapi, Laru Dolok, rusak ringan, Rp. –
  13. Husin, Laru Dolok, rusak ringan, Rp. –
  14. Sari Arah, Laru Dolok, rusak ringan, Rp. –
  15. Mahdi, Laru Dolok, rusak ringan, Rp. –
  16. Makmur, Huta tonga Angin Barat, rusak ringan tertimpa tiang PLN, Rp.5 juta.

Kepala BPBD Madina, Yasir Nasution di ruang kerjanya menjelaskan BPBD juga telah meninjau langsung kondisi di lokasi dan turut memberikan bantuan berupa selimut kepada korban bencana.

“tim kita sudah turun ke lapangan begitu mengetahui peristiwa tersebut dan menyalurkan bantuan berupa selimut kepada korban,” ujar Yasir.

“Dari informasi yang kita himpun, ada total 16 rumah yang terkena dampak dengan rincian 2 rumah dikategorikan rusak berat dan 14 rumah rusak ringan. Untuk kondisi korban, ada satu keluarga yang harus mengungsi yaitu bapak Sakirin (35) di Desa Laru Pasar yang sementara waktu akan tinggal di rumah ibunya yang kebetulan berdekatan dengan rumah Sakirin yang rusak karena tertimpa pohon,” ujarnya.

“Dari total keseluruhan, rumah Sakirin yang paling parah kerusakannya, diperkirakan kerugian mencapai Rp. 25 juta,” sambung Yasir.

BPBD Madina telah berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membahas perihal bencana baik untuk penanggulangan maupun segi pencegahan.

“Kita sudah koordinasi dengan seluruh OPD terkait, mengingat kita tengah menghadapi situasi rawan bencana. Kita bisa lihat dengan beberapa bencana yang terjadi belakangan ini, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, hingga angin puting beliung. Dan menurut pengamatan saya, angin puting beliung ini sudah terjadi beberapa kali, yakni 3 kali di Kecamatan Tambangan dan di Kecamatan Nagajuang juga pernah terjadi.

“Untuk itu, kita menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan sadar potensi bencana dengan tetap memperhatikan kebersihan lingkungan dan pekarangan serta turut partisipatif menjaga lingkungan,” pungkas Yasir mengakhiri.

Sebagaimana diketahui, angin puting beliung terjadi sekitar pukul 16.00 di 3 Desa di Kecamatan Tambangan, Kabupaten Madina. Ketiga Desa tersebut yaitu Laru Pasar, Laru Dolok dan Huta Tonga Angin Barat. (MN-07)