MADINA – DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berkurban 2 ekor sapi pada Idul Adha 1446 Hijriah di Lingkungan 1, Kelurahan Kayujati, Kecamatan Panyabungan, Sabtu (7/6/2025).
Hadir dalam penyembelihan 2 ekor sapi dan 1 ekor kambing tersebut, Ketua DPD IKM Madina, Hermansyah Tanjung, beserta pengurus. Sementara yang hadir dari jajaran penasehat yakni Saparudin Haji Lubis, Muhammad Amin, dan H. Nedi Rinaldi.
Ketua DPD IKM Madina mengatakan bahwa ini kali pertama organisasi IKM Madina berkurban. Hal itu ditandai bukti bahwa IKM semakin kompak tahun ke tahun.
Harman menjelaskan, sumber 2 ekor sapi dari anggota IKM Madina yang memilih ikut berkurban. Sedangkan 1 ekor kambing itu dari Ustaz Ahmad Alwi, Direktur Sumatera Andalus Haramain.
“Organisasi IKM ini sifatnya menjunjung tinggi jiwa sosial yang tinggi di antara sesama organisasi dan terus berupaya kehadiran IKM membawa dampak yang positif bagi masyarakat,” kata Hermansyah.
Hermansyah menerangkan, IKM Madina memilih Lingkungan 1 Kelurahan Kayujati lokasi penyembelihan hewan kurban karena warga setempat belum pernah terpilih sebagai lokasi menyembelih hewan kurban, ditambah tidak pernah mendapat daging kurban dalam jumlah yang wajar.
“Makanya lokasi ini kita pilih supaya masyarakat sekira 47 Kartu Keluarga (KK) dapat menikmati daging kurban berlebih, kita berikan. Mudah-mudahan kedepannya sapi kurban IKM Madina semakin bertambah,” ucap dia.
Saparudin Haji, penasehat IKM Madina mengapresiasi kekompakan IKM di Bumi Gordang Sambilan. Ia berpesan agar IKM Madina ke depan semakin solid dan menjunjung tinggi nilai-nilai sosial.
“IKM Madina hebat, kompak, dan juga solid. Saya yakin IKM akan semakin maju dan dicintai masyarakat Mandailing Natal,” jelas Saparudin Haji, akrab disapa Akong itu.
Sementara itu, Kepala Lingkungan 1 Kelurahan Kayujati, Muhammad Juliadi, mengaku baru kali ini lokasi penyembelihan hewan kurban berada di Lingkungan 1, itupun karena ada IKM Madina.
“Kami sangat bersyukur, pak. sekitar 47 KK di Lingkungan 1 dapat menikmati daging kurban berlebih. Kalau tak ada IKM, daging kurban yang diperoleh masyarakat sini dari Kelurahan sangat sedikit,” ucap Kepling.
Juliadi juga mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang tergabung di IKM Madina. Ia berdoa tahun berikutnya, anggota IKM Madina diberikan rezeki supaya bisa menambah hewan kurban.
“IKM ini sangat membawa dampak positif bagi masyarakat, dibuktikan dengan hari ini. Daging kurban itu selain ke anggota IKM, juga dibagikan ke masyarakat non IKM,” imbuhnya. (FAN)









