MohgaNews|Madina – bakal calon Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Ahmad Husein Nasution memaparkan visi-misi membangun Kabupaten Madina yang lebih baik di periode mendatang. Ia memaparkannya di hadapan petinggi Partai Gerindra Kabupaten Madina, Senin (25/11).
Pemaparan visi-misi tersebut merupakan bagian dari tahapan penjaringan bakal calon yang akan ikut berlaga di Pilkada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Madina tahun 2020.
Ada sekitar dua jam Ahmad Husein mengikuti tahapan pemaparan visi-misi. Usai memaparkannya, panelis yang terdiri dari pengurus partai juga anggota DPRD Madina dari Partai Gerindra, mereka mencecar berbagai pertanyaan menyangkut strategi membangun Madina dengan berbagai permasalahan yang begitu kompleks.
Tampak hadir juga disitu Ketua DPC Partai Gerindra Madina Erwin Efendi Lubis bersama Sekretaris Suhandi.
Ahmad Husein dalam pemaparannya menjelaskan, roh otonomi daerah harus bisa dipadukan dengan potensi SDM dan SDA yang dimiliki Kabupaten Madina. Sehingga, dengan perpaduan tersebut bisa memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan rakyat Madina.
Pria yang akrab disapa Husein SBN itu menyebut, banyak hal yang perlu dibenahi dan direvitalisasi dari berbagai sektor. Terutama di bidang infrastruktur jalan, akses transportasi yang belum terkoneksi dari desa ke pusat kecamatan hingga ke ibukota Kabupaten. Kemudian sektor pertanian yang selama ini menurutnya luput dari perhatian pemerintah, sehingga masyarakat jalan sendiri dalam menjalankan usahanya.
Di sisi lain, desa terisolir yang sampai sekarang belum dapat dituntaskan oleh Pemerintah Madina yang sudah berusia dua puluh tahun.
Padahal, menurut Husein, usia dua puluh tahun setelah mekar itu seharusnya sudah bisa merubah wajah Madina menjadi lebih baik. Tapi faktanya sangat menyedihkan. Karena, kata Husein. Masih banyak desa di Kabupaten Madina yang belum bisa dicapai akses transportasi Dikarenakan tidak ada akses jalan yang terkoneksi dengan pusat kecamatan.
Husein juga mengungkapkan, bila nanti diamanahkan masyarakat memimpin Kabupaten Madina, ia berkomitmen untuk merangkul semua stake holder dan pemangku kebijakan di Madina guna bersama-sama mewujudkan visi-misi Madina yang pada akhirnya membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
“Roh otonomi daerah harus bisa disinkronisasi dengan semua potensi yang ada di daerah kita ini. Saya merasa terpanggil maju di Pilkada Madina ini karena saya melihat cita-cita Madina ini sudah jauh dari apa yang diharapkan tokoh pendahulu kita.
“Banyak yang perlu dibenahi di Madina. Dan, saya sangat yakin, bila semua fungsi pemerintahan dijalankan dengan baik, keadaan Madina kita tidak seperti sekarang ini. saya berkeinginan ke depan rakyat Madina bisa jadi raja di rumah sendiri, bisa jadi tuan di tanah sendiri. Bukan seperti selama ini kita hanya sebagai buruh yang tidak pernah maju. Ke depan bukan seperti itu lagi,
“Pemerintah harus sejalan dengan masyarakat, memberikan pembinaan, pembekalan, dan pemberdayaan. Kepemudaan kita bina jadi pengusaha, kelompok usaha kecil kita bina sehingga usaha mereka bisa berkembang. kita susun kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan rakyat,” terang Husein dalam pemaparannya.
Di sisi lain, Husein juga menawarkan berbagai strategi dalam mengelola semua sektor sumber daya alam dan membina sumber daya manusia di Madina. (MN-01)






