PALAS, Mohga – Himpunan Mahasiswa Agent Perubahan Sosial (HUMAS) Tabagsel menggelar aksi unjuk rasa damai di Polres Padang Lawas, Senin (20/11/2023).
Aksi unjuk rasa dipimpin Ketua Umum Rasydin Hasibuan, Koordinator aksi Andri Harahap, dan koordinator Lapangan Arjun Harahap.
Aksi unjuk rasa didasari adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) di SMA Negeri 1 Sihapas Barumun Kabupaten Padang Lawas yang sudah lama terjadi.
“Kegiatan Pungli sudah berlangsung sejak tahun 2019. Para siswa diwajibkan membayar Rp. 2.000 Perminggunya untuk pembangunan Mushollah sekolah,” ungkap Rasydin.
Koordinator Aksi, Andri Harahap. Meminta Kapolres Padang Lawas menurunkan penyidik.
“Kami minta Pak Kapolres Padang Lawas agar menurunkan tim penyidik ke Sekolah SMA Negeri 1 Sihapas Barumun,” kata Andri.
Andri juga menyampaikan agar Pihak Yang berwajib panggil dan periksa Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sihapas Barumun beserta jajarannya yang diduga melakukan Pungli kepada para siswa.
Hal senada juga disampaikan Arjun Harahap selaku Koordinator Lapangan. Dalam orasinya meminta Disdik Provsu agar memeriksa Panitia pembangunan Mushollah SMAN 1.
“Kami minta Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara agar memanggil Dan memeriksa Irfan Hasibuan selaku Panitia Penanggung jawab dan pengelola dana bangunan Mushollah SMA N1 yang kami duga menyalahgunakan jabatan,” ungkap Arjun.
Pada saat audiens, Lanjut Arjun, Irfan Hasibuan menyampaikan Bahwa Kegiatan Pungli tersebut diketahui Dinas Pendidikan Provinsi.
Hampir satu Jam menyampaikan Orasi. Massa ditemui Kanit Pidum, IPDA Budi Chandra SH.MH dalam sambutannnya mengatakan “pihaknya akan proses dan memanggil para guru yang bersangkutan,”Ucap Budi Chandra.
Merasa puas dengan jamuan Kanit. Massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib sambil meneriakkan “Hidup Mahasiswa” (MN-16)












