MEDAN – Ketua DPD Partai Golkar Mandailing Natal (Madina) H. Aswin menyerukan kepada semua peserta Musda XI Partai Golkar Sumut agar senantiasa menjaga soliditas dan kebersamaan dalam pelaksanaan Musda yang dimulai pada tanggal 31 Januari 2026.
Aswin yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut menegaskan bahwa dinamika Musda merupakan bagian dari proses demokrasi yang sehat dan harus dijaga bersama.
“Inilah demokrasi yang harus kita rawat. Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa, namun hasil dari demokrasi itulah yang wajib kita hormati bersama,” ujar Aswin.
Ia berharap Musda XI Golkar Sumut dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta melahirkan pemimpin terbaik yang mampu membawa Partai Golkar tetap berjaya ke depan. Menurutnya, tantangan Golkar saat ini bukan hanya meraih kemenangan, tetapi mempertahankan dan meningkatkan capaian politik yang sudah ada, tentu saja membutuhkan figur kuat serta tim yang solid.
Aswin juga menekankan pentingnya sikap merangkul dan menyatukan seluruh kader setelah Musda selesai.
“Siapapun yang terpilih nanti harus mampu merangkul semua pihak. Demokrasi boleh berbeda pilihan, tetapi setelah keputusan diambil, kita harus bersatu kembali,” katanya.
Lebih jauh, ia menilai masyarakat saat ini semakin kritis dan cepat dalam menerima informasi. Karena itu, pemimpin Golkar ke depan harus memiliki karakter arif, bijaksana, rendah hati, dan dekat dengan masyarakat.
“Tidak ada manusia yang sempurna. Yang terpenting adalah bagaimana kita semua bermanfaat dan menapaki jalan kebaikan,” ucapnya.
Terkait arah politik partai, Aswin memastikan bahwa Partai Golkar Sumatera Utara tetap konsisten mendukung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, siapapun yang terpilih sebagai ketua nantinya.
“Golkar adalah partai karya dan kekaryaan. Kita akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun serta menyejahterakan masyarakat Sumatera Utara, bahkan mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional,” tegasnya. (MRL/Rel)






