Gerakan Jumat Berkah Abulyatama Indonesia-Padangsidimpuan

BERDASARKAN laporan Charities Aid Foundation (CAF) asal Britania Raya, Indonesia menempati posisi pertama Negara paling dermawan. Hal ini memang sesuai dengan tingkat kepedulian yang tinggi bagi Masyarakat Indonesia.

Sedekah juga diperintahkan oleh Allah SWT melalui ayat Al-Qur’an Surat (Al Hadid ayat 18):
إِنَّ ٱلْمُصَّدِّقِينَ وَٱلْمُصَّدِّقَٰتِ وَأَقْرَضُوا۟ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia”

Pada ayat di atas, perlu kita sadari bahwa sekecil apapun sedekah yang dilakukan dengan keikhlasan ibarat meminjamkannya kepada Allah, dan Allah akan melipatgandakan pahala atas kebaikan-kebaikan tersebut. Lebih ditegaskan lagi pada surat Al-Baqarah ayat 261:
مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنۢبُلَةٍ مِّا۟ئَةُ حَبَّةٍ ۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ

yang artinya: “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha luas, Maha mengetahui.”

Beberapa Aksi Sosial dan Komunitas ataupun organisasi di Masyarakat membuat program ajakan untuk bersedekah tujuannya adalah untuk berbagi kepada Masyarakat hingga luar negeri. Seperti contohnya salah satu Komunitas Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Padangsidimpuan – Tapanuli Selatan, salah satu program mingguan yang dilaksanakan pada hari Jum’at adalah bertemakan “ Gerakan Jum’at Berkah Nasional” atau yang dapat disebut dengan GJB.

Team Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Padangsidimpuan – Tapanuli Selatan pada Jum’at ini ( 20/10/2023 ) membagikan GJB Berupa nasi kotak kepada pejuang nafkah di lokasi Tempat Proses Akhir (TPA) Desa Batu, Kec. Batu Nadua, Padangsidimpuan.

“GJB hari ini selain membuka Donasi untuk Program kemanusiaan di Palestina, kami Team YAI (Yayasan Abulyatama Indonesia) juga menyalurkan nasi kotak yang di berikan oleh salah satu donatur kami yaitu Cafe Five and Co Padangsidimpuan yang mendonasikan 70 – 200 kotak setiap hari Jum’at . Nasi Kotak yang kami salurkan di TPA ini sekitar lebih kurang 50 Bungkus, selebihnya kami akan menyalurkannya kepada Anak-anak Yatim binaan YAI dan Dhuafa Padangsidimpuan dan sekitarnya.” Ungkap Meliani Limbong sebagai Koordinator GJB YAI Padangsidimpuan–Tapsel.

Dijelaskan juga oleh Eka Sartika Simanjuntak, selain Menjadi Dosen PGMI di UIN Syahada Padangsidimpuan, selaku Koordinator Sahabat Jajan Amal di YAI Padangsidimpuan juga membersamai kegiatan GJB setiap Jum’atnya,

”Tujuan kami Kembali membagikan nasi kotak dilokasi TPA ini adalah melihat antusiasnya pekerja atau pejuang nafkah dalam memilah Sampah ini, rela bekerja di TPA ini adalah sesuatu yang tidak mudah,maka kali ini kami mengalokasikan nasi kotak di tempat ini”

Wujud kepedulian dengan salah satunya berbagi sedekah ataupun menjadi pelaksana dalam membagikan sedekah adalah suatu kebaikan yang Allah jamin pahala dan Surga balasannya. Sebagaimana dalam hadis disebutkan, “Barangsiapa yang memberi makan kepada seorang mukmin hingga membuatnya kenyang dari rasa lapar, maka Allah akan memasukkannya ke dalam salah satu pintu surga yang tidak dimasuki oleh orang lain.” (HR. Thabrani)”

Sebagai penulis, saya mengajak kepada para pembaca di manapun berada agar dapat melakukan kebaikan mulai dari hal yang kecil hingga terbiasa dan terwujud dalam hal kebaikan besar lainnya. Saya juga menyimpulkan bahwa sedekah adalah wujud pengaplikasian rasa terimakasih dan rasa syukur manusia sebagai seorang hamba kepada Allah SWT. Insya Allah jika kita memudahkan orang dalam hal kebaikan, maka Allah akan memudahkan kebaikan–kebaikan lainnya datang pula kepada kita. Dan untuk penyempurna dari realisasi kebaikan tersebut,hendaknyalah kita semata-mata hanya meminta dan mengharapkan keberkahan dan Ridho Allah SWT saja.

Penulis: Safariyarti Saragih
Mahasiswi Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Program Magister Pascasarjana
UIN Syahada Padangsidimpuan