MADINA – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Zubaidah Nasution, S.Sos., memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas pelantikan sembilan pejabat Eselon II (Pimpinan Tinggi Pratama) definitif oleh Bupati Madina H. Saipullah Nasution, pada Senin (31/8/2026).
Zubaidah menegaskan, dengan dilantiknya para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru tersebut, tidak ada lagi alasan kinerja lambat atau program kerja yang terbengkalai.
“Fraksi Golkar tidak mau lagi mendengar bahasa OPD ini atau itu tidak bisa bekerja maksimal karena memegang dua instansi sekaligus (rangkap jabatan). Sekarang sudah definitif, harus konsentrasi penuh dan bergerak cepat menuntaskan program daerah demi membawa perubahan signifikan bagi masyarakat,” kata Zubaidah, Selasa (1/9/2026).
Dorong Tes Urine untuk Pejabat Pemkab dan DPRD
Selain menekankan optimalisasi kinerja birokrasi, Politisi Golkar ini juga menyoroti pentingnya integritas serta kebersihan instansi pemerintahan dari tindakan pelanggaran hukum, khususnya tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan narkotika.
Untuk memastikan hal tersebut, Zubaidah meminta Bupati Madina Saipullah agar pemeriksaan atau tes urine berkala bagi para pejabat daerah, baik di lingkungan eksekutif (pemerintahan) maupun legislatif (DPRD Madina).
“Sangat cocok jika pejabat-pejabat di Madina, termasuk kami di DPRD, dilakukan tes urine. Ini penting untuk memastikan aparatur kita benar-benar bersih dan sehat dalam menjalankan segala program pembangunan daerah,” tegasnya.
Daftar 9 Pejabat Eselon II yang Resmi Dilantik
Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Madina, Payaloting, Panyabungan, mengukuhkan sembilan nama pejabat Eselon II pada posisi definitif baru, antara lain:
- Rahmad Rizki Ramadan, jabatan baru Sekretaris DPRD Madina, jabatan lama, Camat Batang Natal.
- Abdul Rahim Siregar, S.T, jabatan baru Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Madina, jabatan lama, Sekretaris BPBD Tapanuli Selatan.
- dr. Fransiska, jabatan baru, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Madina, jabatan lama, Kepala Bidang pada Dinas Kesehatan Madina.
- drg. M. Firdausi Batubara, jabatan baru, Kepala Dinas Kesehatan Madina, jabatan lama, Direktur RSUD Sipirok, Tapanuli Selatan.
- Drs. Achmad Raja Nasution, jabatan baru Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Madina, jabatan lama, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Madina.
- Randu Effendi Siregar, S.Sos., M.Si, jabatan baru, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Madina, jabatan lama, Sekretaris BPKAD Madina.
- Zulham Zainuddin Fahmi, S.Sos., M.Si, jabatan baru, Kepala Dinas Perdagangan Madina, jabatan lama, Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan BKPSDM Madina.
- Muhammad Shukri Nasution, S.Pd., M.M, jabatan baru, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Madina, jabatan lama, Kabid Perindustrian Dinas Perdagangan Madina.
- Edi Dalimunthe, jabatan baru Kepala Dinas Koperasi dan UKM Madina, jabatan lama, Kepala Bidang pada Dinas Perdagangan Madina.
Meskipun sembilan posisi strategis telah resmi diisi, Pemkab Madina masih menyisakan empat posisi Kepala OPD yang belum dilantik.
Keempat instansi yang masih menanti pejabat definitif tersebut adalah Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Inspektur Daerah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), dan Dinas Perhubungan (Dishub). (FAN)






