MADINA – Zulfan Effendi (32) warga Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan Kabupaten Madina hanya bisa pasrah karena penyakit yang dideritanya selama empat tahun belakangan ini bertambah parah. Ia mengalami penyakit lambung juga batu ginjal.
Selama dua bulan terakhir ia terbaring lemas di ruangan inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan. Pria beristri dan belum dikaruniai anak ini sudah kehabisan biaya untuk keperluan pengobatan dan biaya hidup sehari-hari, terlebih Zulfan sudah berkeluarga.
Akibat penyakit yang ia derita, Zulfan tidak bisa lagi bekerja. Sebelumnya Zulfan bekerja sebagai buruh bangunan.
Aswar, salah seorang kerabat Zulfan menceritakan kepada Mohganews, Jumat (17/5/2024) bahwa Zulfan selama ini hanya seorang kuli bangunan dan ini merupakan yang kedelapan kalinya ia dirawat di RSUD panyabungan selama empat tahun belakangan ini
“Penyakit ini sudah empat tahun dideritanya dan bolak balik masuk rumah sakit. Yang terakhir ini sudah dua bulan dia dirawat di RSUD Panyabungan,” ujar Aswar.
Ia mengatakan, Zulfan terdaftar sebagai peserta BPJS, namun akibat dua bulan dirawat secara berkelanjutan, Zulfan kehabisan uang untuk biaya sehari-hari dan biaya hidup rumah tangganya.
“Saat ini dia sama sudah kehabisan uang untuk biaya hidup dan keluarganya. Belum lagi istrinya saat ini juga terbaring sakit, tidak berani berobat karena sama sekali tidak punya uang,” keluh Aswar.
Bahkan paling memprihatinkan dokter di RSUD Panyabungan sudah menyarankan Zulfan dirujuk ke RS yang lebih layak di Medan untuk mengikuti tindakan operasi.
“Kemarin tim dokter telah memberitahu Zulfan sudah wajib dioperasi, namun kami tidak tahu harus berbuat apa karena tidak ada biaya kami di Medan. Untuk makan saja kami kesulitan, keluarga kamipun orang susah. Kami berharap belas kasihan para dermawan supaya saudara kami ini dapat pertolongan biaya untuk berobat ke Medan,” ucapnya.
“Kami harap bantuan dan doa dari kerabat dan masyarakat untuk kesembuhan penyakit Zulfan,” pungkasnya. (SDL)






