MADINA – Ketua Umum Yayasan Abulyatama Indonesia Muhtar Fathony secara resmi melantik Dokter (dr.) Abidah Ismail Lubis, M.KM sebagai Ketua Cabang Abulyatama di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Prosesi peresmian kepengurusan sekaligus pelantikan Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Madina berlangsung di Rumah Daun, Pinago, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Jumat (2/1/2026).

dr. Abidah dipercaya memimpin organisasi nirbala yang berfokus pada bidang pendidikan, sosial, dan kemanusiaan tersebut selama tiga tahun ke depan dengan masa khidmat 2025-2028.
Dalam kesempatan itu, Muhtar Fathony mengungkapkan rasa haru dan bangga Yayasan Abulyatama Indonesia telah resmi hadir di Bumi Gordang Sambilan.
Dia menjelaskan Yayasan Abulyatama Indonesia adalah Lembaga nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan, sosial dan kemanusiaan yang menghimpun kepedulian umat dalam bentuk infaq, sedekah, zakat dan wakaf.
“Dana tersebut untuk kemudian disalurkan melalui program pendayagunaan dengan cita-cita menjadi lembaga filantropi yang mampu memberi kontribusi solusi bagi permasalahan umat,” kata dia.
Dalam pertemuan itu, Muhtar Fathony juga turut membangkitkan semangat para kader Abulyatama Madina dalam menggapai kasih dan cinta Allah SWT kepada hamba-nya. “Organisasi ini tujuannya untuk menggapai cintanya Allah,” ungkap dia.
Sementara itu, dr. Abidah Ismail Lubis menyampaikan terima kasih kepada Muhtar Fatoni yang telah datang jauh dari Kota Bandung demi melantik pengurus di Madina.
Abidah juga menyebut, capaian menjadi Ketua Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Madina merupakan doa dari kedua orangtuanya, terkhusus doa dari ibundanya.
Dia berharap Yayasan Abulyatama di Kabupaten Madina berjalan dengan baik, pengurusya kompak, dan terus mambawa manfaat yang baik dan positif bagi masyarakat Bumi Gordang Sambilan. “Karena tujuan kita semuanya ini adalah sama yaitu mencari cintanya Allah SWT,” ungkapnya.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut, perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Madina, Muslimat NU, Aisyiyah, Alwasliyah, Minangkabau Saiyo, Kemenag Madina, serta para pengurus anak yatim di Kabupaten Madina. (FAN)












