MADINA – Sebanyak 37 orang personel Polres Mandailing Natal (Madina) naik pangkat setingkat lebih tinggi terhitung mulai tanggal 1 Januari 2026. Berikut nama-namanya.
Tiga personel dari pangkat Iptu ke AKP, yaitu Kasat Intelkam Raja Wahid Nur Sinambela, Kasat Binmas Ahmad Bani Sadar, Kapolsek Panyabungan Daster Sinulingga.
Dua personel dari pangkat Ipda ke Iptu, yaitu Kanitidik III Sat Reskrim Abdur Rahman Sitompul dan KBO Sat Binmas Ahmad El Husein.
Delapan personel dari Aipda ke Aiptu, yaitu Riki Nugroho, Timbul Rahayu, Pinondang Pardamean, Indra, Dian Rahmat Sitompul, Landong Hasudungan, Rahmad Rudi dan Amril.
11 personel dari Bripka ke Aipda, yaitu Fikran Siahaan, Irwan Syahputra, Rasyid Fahrur, Abdul Manap, Erwinsyah Siregar, Indra Heriyanto Putra, Juni Iskandar, M. Darma Wijaya, Ahmad Riado, Rahmad Ridwan, Uly Trida Sejati.
Tujuh personel dari Briptu ke Brigpol, yaitu Muhammad Iqbal, Wira Anggara Putra, Tri Astuti, Sultan Ihsan, Rani Mulya Sari, Ramadhan Syah Riad, Herman Suangkupon.

Enam personel dari pangkat Bripda ke Briptu, yaitu Josmarindi Johan Paulus, Rony Azhari, Pernando Habeahan, Paulus Adytia Napitupulu, Amir Anshori, dan Taufik Rohman.
Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh memimpin upacara korps kenaikan pangkat 37 personel tersebut di Lapangan Apel Polres Madina, Jalan Bhayangkara No.1, Kecamatan Panyabungan Utara, Jumat (2/12/2025).
Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan selamat kepada personel yang naik pangkat di awal tahun 2026.
Kapolres Madina menyampaikan naik pangkat setingkat lebih tinggi bukan suatu hak yang wajib diterima, melainkan bentuk penghargaan yang diberikan pimpinan kepada anggota Polri yang melaksanakan tugas dengan baik.
“Dengan kenaikan pangkat haruslah kita selalu bersyukur atas berkah, rahmad dan karunia-nya bisa naik satu tingkat lebih tinggi,” kata dia.
Arie Paloh juga mengatakan bahwa kenaikan pangkat itu diharapkan membawa perubahan dan motivasi bagi setiap anggota Polri untuk terus berprestasi mewujudkan Polri yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.
“Saya ingatkan sekali lagi bahwa kenaikan pangkat itu membawa konsekuensi yang paling berat. Saya harapkan kepada rekan-rekan agar belajar dan belajar lagi. Sesuaikan dengan kualitas diri kita, dengan pangkat yang kita sandang. Jangan sampai kualitas diri lebih rendah dari pangkat yang kita sandang,” tegas Kapolres Madina.
Tak bosan, Arie Paloh, Alumni Akademisi Kepolisian tahun 2005 itu mengingatkan personelnya agar menjaga dirinya sendiri dan lingkungan keluarga tidak terlibat dalam peredaran gelap narkoba.
“Jangan pernah melakukan pelanggaran terutama terlibat narkoba. Jaga dirimu dan keluarga dari penyalahgunaan narkoba karena merusak karir dan masa depan,” pesannya. (FAN)






