MADINA, Mohga – pengamanan balap liar yang dilakukan beberapa gerombolan pemuda di Kecamatan Panyabungan pada umumnya di Kabupaten Madina akan menjadi atensi Polisi Satuan Lalu Lintas Polres Madina demi menyelamatkan nyawa yang melayang akibat perbuatan terlarang tersebut.
Informasi dihimpun dari beberapa masyarakat di Jalan Willem Iskandar, Kelurahan Pidoli Lombang (Saba Padang) bahwasanya setiap Sabtu malam, beberapa kelompok pemuda sering berkumpul di tepi jalan tersebut untuk melakukan balap liar.
IS (25), seorang pemuda yang sering nongkrong di sekitar lokasi balap liar mengaku, para kelompok pemuda peserta dan tim balap liar tidak terlalu mengundang keributan. Namun, ia melihat perlengkapan untuk balap liar seperti helm dan alat pelindung diri lainnya tak kunjung digunakan.
“Setiap Sabtu malam sering ada kegiatan balap liar di jalan ini. Memang tidak terlalu mengganggu pengendara maupun masyarakat karena dilokasi ini sepi pemukiman warga,” katanya beberapa waktu lalu.
IS menilai, jika balap liar tersebut lama ditindak oleh pihak berwajib, maka ia memandang kenakalan remaja di Panyabungan akan semakin tinggi.
“Pastinya saya lihat ada juga yang mabuk, dan membawa minuman jenis tuak. Maunya polisi setempat menindak aksi tersebut, karena membahayakan diri mereka sendiri,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Madina, AKP Syamsul Arifin Batubara menanggapi dengan sikap positif.
Syamsul juga mengakui hingga saat ini, laporan dari masyarakat sekitar maupun lewat Aplikasi Mangalapor Pak Kapolres belum ada mereka terima.
“Belum ada laporan masuk, baru ini saya tahu informasi ini,” ungkap Syamsul, Senin (3/10/2022).
Polisi berpangkat balok tiga emas di pundaknya itu akan perintahkan Kanit Turjawali Satlantas Polres Madina untuk melakukan patroli ke tempat yang dimaksud.
“Nanti akan turun personel Satlantas ke lokasi yang melakukan patroli. Apabila memang ada dan informasi itu benar, akan kita tindak,” tegasnya.
Sekadar informasi, Polres Madina melalui Satuan Lalu Lintas saat ini sedang menggelar Operasi Zebra Toba selama 14 hari. AKP Syamsul mengaku pihaknya selama Operasi melakukan tindakan teguran terhadap pengendara yang melanggar aturan berlalu linta.
Meski demikian, Syamsul berharap kepada seluruh pengendara di Madina khusunya di wilayah Panyabungan untuk selalu taat aturan demi kenyamanan dan keselamatan bersama. (MN-08)











