MADINA – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), H. Zainul Khobir Batubara, memastikan kesiapan pemberangkatan jemaah calon haji asal Madina tahun 1447 H / 2026 M.
Zainul Khobir mengatakan, sebanyak empat petugas khusus telah ditunjuk untuk mendampingi seluruh jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Keempat petugas tersebut terbagi dalam tiga fungsi utama, yakni Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).
Mereka adalah, Imron Rosadi, beralamat di Kelurahan Sipolu-polu, Kecamatan Panyabungan sebagai TPHI. H. Armen Rahmad Hasibuan, beralamat Jl. Kemakmuran Sipolu-polu, Panyabungan, sebagai TPIHI.
Sementara dr. Ahmad Zohir Sitompul, beralamat di Desa Sihepeng, Siabu, bertugas sebagai TKHI bersama Syarifah Aini Ray, alamat Desa Rumbio, Panyabungan Utara, yang bertugas di Puskesmas Muara Sipongi.
Zainul Khobir menjelaskan total 342 jemaah asal Madina yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 dijadwalkan berangkat dari Panyabungan pada 26 April 2026 selepas salat Zuhur di Masjid Agung Nur Alannur menuju Asrama Haji Medan.
Dari jumlah tersebut, terdiri dari 130 laki-laki dan 212 perempuan. Jemaah tertua Painem (90) asal Kecamatan Sinunukan, sementara jemaah termuda Muhammad Yunus (17) dari Kecamatan Siabu.
“Seluruh administrasi telah selesai diseleksi. Kita tinggal menunggu jadwal keberangkatan melalui Bandara Internasional Kualanamu pada 28 April mendatang,” ujar Zainul Khobir, Selasa (21/4/2026).
Pihak Kemenag berharap seluruh jemaah menjaga kesehatan fisik mengingat jadwal keberangkatan yang sudah sangat dekat, serta mengikuti arahan dari para petugas yang telah ditetapkan agar ibadah di Tanah Suci berjalan lancar dan mabrur. (FAN)











