Cuti Selama Kampanye, ini Pesan Dahlan ke Pejabat Pemkab Madina

0
953

MohgaNews|Panyabungan – calon Bupati petahana Drs H Dahlan Hasan Nasution telah resmi cuti selama masa kampanye yang terhitung tanggal 26 September hingga tanggal 5 Desember.

Dan, Pejabat sementara (Pjs) Bupati Madina diisi Dahler Lubis yang diketahui menjabat sebagai Kepala dinas tanaman pangan dan holtikultura Provinsi Sumatera Utara.

Melalui MohgaNews, Minggu (27/9/2020) Dahlan Hasan Nasution menyampaikan beberapa pesan kepada semua pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madina dan terkhusus bagi pejabat baik di organisasi perangkat daerah, camat hingga kepala desa.

Dahlan Hasan berpesan agar semua pegawai baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga honorer bekerja menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

“Berdasarkan amanat undang-undang saya harus cuti selama masa kampanye, saya berharap semua pegawai ASN maupun tenaga honorer yang bekerja di lingkungan Kabupaten Madina kiranya bekerja dengan baik dan menggunakan qalbu, yaitu hati

“Bekerja dengan hati akan menghadirkan keikhlasan pada setiap tugas yang dikerjakan. Jangan hanya bekerja dengan otak pikiran saja, karena kalau pikiran kita saja yang jalan maka yang hadir adalah cerita untung dan rugi. Tapi kalau hati kita pakai menjalankan tugas maka disitu lahir keikhlasan. Ikhlas berbuat untuk diri dan keluarga, dan ikhlas mengabdi memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pesan Dahlan.

Calon Bupati Madina nomor urut 2 tersebut menjelaskan, selama ini ia bekerja turun tangan langsung menemui masyarakat bertujuan guna melihat kondisi masyarakat yang sebenarnya. Ia menyebut bukan tidak bisa memerintahkan pejabat Pemkab Madina yang turun mengerjakannya.

“Selama ini saya turun menemui masyarakat, mengerjakan apa yang dikeluhkan masyarakat seperti perbaikan jalan, jembatan dan infrastruktur lainnya, tujuan saya untuk menunjukkan langsung bahwa Pemerintah itu adalah pelayan bagi masyarakat. Bukan malah masyarakat yang melayani pemerintah.

“Kalau otak saja yang kita jalankan pasti akan menolak mengerjakan tugas yang berat bahkan bisa tak tidur siang dan malam, tapi kalau hati yang kita jalankan maka kita akan memahami kondisi masyarakat yang sesungguhnya,

“Kiranya apa yang saya kerjakan selama ini bisa diikuti staf dan pegawai di Pemkab Madina. Mari kita pahami sesungguhnya jabatan itu hanyalah suatu pengabdian dan bukan kebanggaan, kiranya Tuhan yang Maha Kuasa yang kita selalu harapkan memberikan imbalannya,” jelas Dahlan.

Dan selama masa kampanye hingga tanggal 5 Desember nanti, kata Dahlan, ia akan lebih banyak waktu menemui masyarakat di pedesaan guna menjaring semua aspirasi dan keinginan masyarakat untuk dijadikan sebagai program pembangunan ke depan

“Setelah ini saya akan lebih banyak waktu bertemu dengan masyarakat, menyapa mereka dan berdiskusi dengan rakyat Madina. Apabila diberikan amanah memimpin Madina satu periode lagi maka program pembangunan daerah ke depan bisa lebih terarah untuk kepentingan masyarakat dengan tidak mengesampingkan program prioritas utama kita,” tambahnya.

Ia menyebut pasangan Dahlan-Aswin apabila terpilih akan menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan dan akan menuntaskan 3 program prioritas, yakni Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), pengembalian kejayaan Kopi Mandailing, dan mewujudkan perkebunan nenas dan pisang terbesar sekaligus membangun pabriknya.

“3 program prioritas itu akan mengubah Madina menjadi daerah yang maju dan masyarakatnya sejahtera. Program tersebut sudah mendapat persetujuan dari bapak Presiden Jokowi. Pak Presiden menyetujui Kabupaten Madina akan menjadi penopang ekonomi Indonesia di sektor pertanian dan holtikultura, dan ini sudah mulai dengan keluarnya SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang perhutanan sosial. Apabila 3 program itu terwujud maka akan ada lapangan kerja terbuka luas bagi masyarakat yang berujung pada pertumbuhan ekonomi kita,” terangnya.

Dapat diketahui, ada 3 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Madina tahun 2020. Dahlan Hasan Nasution maju pada Pilkada Madina didampingi H. Aswin Parinduri sebagai calon wakilnya. Pasangan ini mendapat nomor urut 2

Mereka akan berhadapan dengan pasangan Sukhairi-Atika yang mendapat nomor urut 1. Dan pasangan Sofwat-Zubeir mendapat nomor urut 3. (MN-07)