Bupati Madina Lepas Peserta MQK Tingkat Nasional Mewakili Sumatera Utara

MADINA, Mohga – Kafilah dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terpilih menjadi kontingen perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dalam perhelatan Musabaqah Qiraatil Kulub (MQK) tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur pada tanggal 10 hingga 18 Juli 2023.

Sebanyak 48 peserta yang terdiri atas tiga jenjang dengan dua kategori (putra/putri) yakni tingkat Ulya untuk usia < 15 Tahun, kemudian tingkat Wustha untuk usia <18 Tahun, serta tingkat Ula untuk usia <21 Tahun.

Kafilah tersebut dilepas langsung oleh Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution dari Masjid Agung Nur Ala Nur Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan pada Jum’at (7/7/2023).

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan ada kebanggan tersendiri karena dari 33 Kabupaten/kota di Sumut, Madina mendapat tempat tersendiri dan khusus.

“Ini satu hal yang harus kita syukuri, pondok pesantren mengeluarkan generasi muda yang paham dan tangguh terhadap nilai-nilai kitab kuning yang selama ini dipelajari. Ini sebuah keberhasilan kita semua, terkhusus pimpinan pondok pesantren,” kata Sukhairi.

Lanjut Sukhairi, Pemkab Madina dan masyarakat Sumut menaruh harapan besar kepada kafilah Madina. Dan dengan doa mudah mudahan selamat sampai tujuan, dan begitu juga kembali dengan keadan selamat sehat dan walafiat.

“Kami yakin dan berdoa anak anak kami mampu, dan mendapat prestasi yang kita idamkan sebagai juara, mengharumkan nama Sumut, khususnya Madina,” katanya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setdakab Madina Bahruddin Juliadi menyebutkan 48 orang yang menjadi perwakilan Sumut adalah juara MQK yang dilaksanakan di pesantren Roihanul Jannah beberapa waktu yang lalu.

“Semoga para kafilah kita mendapat prestasi yang terbaik dan bisa mengharumkan nama Madina di kancah Nasional,” ujar Bahruddin.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Plh Kakan Kemenag Madina H Irfansyah, kepala OPD, Pimpinan Ponpes, dan juga para orang tua dari para kafilah.

Berikut Tingkatan/kategori pada MQK tingkat Nasional.

Adapun cabang ilmu yang diperlombakan yaitu:

Tingkat Ulya: <15 Tahun

  1. Fiqh
  2. Nahwu
  3. Akhlaq
  4. Tarikh
  5. Tafsir
  6. Ilmu tafsir 
  7. Hadits
  8. Ilmu hadits
  9. Ushul fiqih
  10. Balaghoh
  11. Tauhid

Untuk tingkat Wushta: <18 Tahun

  1. Fiqh
  2. Nahwu
  3. Akhlaq
  4. Tarikh
  5. Tafsir
  6. Hadits
  7. Ushul fiqh
  8. Tauhid

Tingkat Ula: <21 Tahun

  1. Fiqh
  2. Nahwu
  3. Akhlaq
  4. Tarikh
  5. Tauhid

Seluruh cabang keilmuan diikuti oleh peserta dengan kategori putra dan putri. (MN-07)